Persela Lamongan Coba 'Medan Perang' Lebih Dini

Laskar Joko Tingkir tak ingin menghilangkan kesempatan mencoba lapangan Stadion GBT.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN
Padatnya agenda nasional pada akhir pekan ini membuat Persela Lamongan mencoba lapangan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) lebih cepat dari jadwal. Persela akan dijamu Persebaya Surabaya, Selasa (19/8), dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014.

Kebijakan itu harus diambil jajaran pelatih dan manajemen, mengingat adanya perayaan HUT kemerdekaan RI 17 Agustus, serta pertandingan ISL lainnya di tempat yang sama, Senin (18/8). Karena itu, Persela sudah mencoba lapangan GBT kemarin.

“Ini juga sebagai langkah antisipasi bila kami gagal mencoba GBT sebelum pertandingan lawan Persebaya. Karena tanggal 18 Agustus, GBT dipakai pertandingan PSM [Makassar] lawan Persepam [Madura United]. Sementara tanggal 17 Agustus merupakan hari kemerdekaan,” tutur asisten pelatih Persela Didik Ludiyanto kepada Goal Indonesia.

Dengan pertimbangan kondisi tersebut, maka Persela menggelar latihan di GBT lebih awal. Hal ini bertujuan, supaya pemain mempunyai gambaran kondisi lapangan, serta sudah memiliki bekal sebelum bertanding.

“Ibarat mau perang, minimal sudah tahu dulu medan perangnya. Sementara tanggal 16 Agustus, kami mantapkan strategi di Stadion Surajaya saja,” jelasnya.

Saat disinggung tentang ‘etika’ uji coba lapangan, Didik menjelaskan, tidak masalah mencoba lapangan yang mau ditempati pertandingan itu lebih cepat, atau mendekati laga. Sebab menurutnya, kontestan ISL lain juga melakukan hal sama.

“Tidak apa-apa, dulu Persebaya juga begitu. Mereka coba lapangan di Lamongan tidak pada jadwalnya. Yang penting, kami sudah koordinasi dengan Panpel Persebaya,” papar Didik.

Laskar Joko Tingkir memang serius membidik poin atas Persebaya, lantaran berambisi lolos ke delapan besar. Di satu sisi, Persela sadar skuat Persebaya tengah on fire menyusul dua kemenangan beruntun saat berkunjung ke Yogyakarta.

“Pada derby Jawa Timur lawan Persebaya, kami harus dapatkan tambahan poin. Semua pemain Persela harus punya rasa optimistis, meski Persebaya baru menang besar di dua laga terakhirnya,” pungkas Didik. (gk-43) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.