Persela Lamongan Tak Kecewa Gagal Di Piala Gubernur Jatim 2015

Didik menegaskan, keikutsertaan Persela di Piala Gubernur Jatim hanya sebagai ajang seleksi pemain.

LIPUTAN HARYS SETYO NUGROHO DARI KEDIRI
Asisten pelatih Persela Lamongan Didik Ludiyanto tidak kecewa dengan kegagalan Laskar Joko Tingkir lolos ke final turnamen pramusim Piala Gubernur Jatim 2015 usai digilas Persik Kediri 4-0.

Performa Persela mengalami penurunan di laga tersebut. Permainan yang diperlihatkan kontestan delapan besar Indonesia Super League (ISL) 2014 itu berbeda jauh dibandingkan saat menggasak PSBK 3-0.

Namun kekalahan telak ini tak membuat Didik kecewa. Menurutnya, target Persela adalah di turnamen pramusim lainnya, SCTV Cup, dan ajang sesungguhnya di ISL 2015.

“Saya ucapkan selamat buat Persik. Namun yang perlu diketahui, lebih baik kalah di sini, tapi ke depannya bisa lebih baik, karena saya lebih pentingkan di ISL dan Piala SCTV,” ucap Didik.

“Saya sudah katakan ke wartawan yang kemarin, Piala Gubernur ini hanya untuk menyeleksi pemain, jadi tidak untuk mencari kesalahan, karena pemain Persela juga belum padu.”

Didik mengungkapkan, kekalahan yang dialami Persela berawal dari pergantian pemain Persik Agus Suprayogi. Pemain Persela lebih berkonsentrasi mengawal Julio Alcorse yang digantikan Agung.

“Gol yang pertama, pemain sudah saya minta untuk menempel ketat Julio Alcorse. Namun Julio ditarik keluar, dan digantikan Agung Suprayogi. Ketika Agung masuk, mereka lupa tidak menempelnya, sehingga Agung bisa mencetak gol. Gol yang kedua dan ketiga juga merupakan kesalahan kita sendiri. Jadi tiga gol merupakan kesalahan kita sendiri,” tutur Didik.

“Sekali lagi, ini hanya untuk ajang seleksi pemain. Dari pertandingan ini bisa kita buat bahan evaluasi. Semoga Persela ke depannya lebih baik.”