Persela Lamongan Tunggu Langkah Lanjut PT Liga Indonesia

Manajemen Laskar Joko Tingkir memutuskan untuk meliburkan kembali para pemainnya.

Manajemen Persela Lamongan belum mengambil sikap mengenai pembatalan turnamen Championship Cup 2015, serta terus menjalin komunikasi dengan PT Liga Indonesia dan 17 klub Indonesia Super League (ISL) lainnya.

Turnamen Championship Cup urung digelar setelah tidak mendapatkan rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Dengan demikian, praktis tidak ada pertandingan yang dijalani klub di musim ini setelah ISL 2015 dinyatakan berakhir.

Kendati sudah mengantisipasi batalnya turnamen, manajemen Persela tetap merasa kecewa. Sebab, mereka sudah memulai latihan.

“Kecewa memang tetap ada, karena tim juga sudah mulai berlatih. Tapi, kami memang sudah menyiapkan diri bila turnamen tersebut tidak bisa dilaksanakan,” ungkap asisten manajer Persela Yuhronur Effendi kepada Goal Indonesia.

“Kami akan terus tunggu dan jalin komunikasi dengan PT Liga serta tim-tim lain, apa yang akan dilakukan. Karena bagaimana pun, kami sudah sepakat untuk tetap bersama dalam menyikapi kondisi sepakbola Nasional saat ini,” terangnya.

Sementara itu, media officer Persela Arif Bachtiar menjelaskan, pihaknya belum menemui kata sepakat dengan para pemain untuk kontrak menghadapi turnamen tersebut. Dengan begitu, manajemen Persela tidak bermasalah dengan pembatalan turnamen.
 
Kendati demikian, manajemen tetap memberi tahu pemain mengenai pembatalan turnamen, sehingga mereka bisa mengetahui kondisi yang sebenarnya.

“Yang kami lunasi kemarin, itu kontrak pemain di QNB League 2015 yang sudah dinyatakan bubar. Kami sudah penuhi kewajiban gaji pemain sampai 2 Mei 2015,” jelas Arif.

“Kami sudah beritahu dan komunikasi dengan para pemain, yang intinya turnamen sudah dinyatakan batal. Sementara, tim akan kembali diliburkan, dan mereka akan kami hubungi lagi bila ada pertandingan,” tutur Arif. (gk-43)

Topics