Persepam Madura United Berharap Bisa Main Di Sumenep

Achsanul berkilah pemakaian Stadion Ahmad Yani semata untuk memberikan hiburan sepakbola merata bagi publik Madura.

LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI MADURA

Kendati mengakui Stadion Ahmad Yani tidak layak untuk menggelar laga Indonesia Super League (ISL), manajemen Persepam Madura United berharap bisa memakai stadion di Sumenep tersebut sebagai home base mereka.

Sepanjang musim ini, Persepam memakai Stadion Gelora Bangkalan sebagai home base mereka. Manajer Persepam Achsanul Qosasi menyatakan, keinginan Laskar Sapeh Kerap pindah kandang semata demi pemerataan hiburan bagi masyarakat Madura.

Menurut AQ, sapaan Achsanul, pihak manajemen masih terus berusaha melakukan komunikasi dengan PT Liga Indonesia agar mau memberikan izin penyelenggaraan pertandingan ISL di kota yang terkenal dengan wisata pantainya tersebut.

“Kita masih melobi PT Liga, [namun] belum ada jawaban. Kita hanya ingin adanya pemerataan hiburan bagi rakyat Madura,” ungkap AQ kepada Goal Indonesia.

Pria kelahiran Sumenep ini mengakui kondisi lapangan Ahmad Yani sudah tidak layak untuk menggelar pertandingan sepakbola sekelas ISL. Kondisi fisik bangunan seperti besi pembatas lapangan juga telah banyak yang hilang. Padahal, manajemen sempat menggelontorkan dana sekitar Rp400 juta, terutama untuk pembuatan pagar pembatas tersebut.

“Lapangan Ahmad Yani memang tidak memenuhi syarat. Pagar yang kita bangun juga tidak dirawat baik. Sudah banyak besinya yang hilang,” keluh AQ.

“Jangankan memperbaiki atau membangun, merawat dan menjaga yang ada saja kita belum bisa. Jika pertandingan di Ahmad Yani disetujui, ini betul-betul karena sepakbola. Sepakbola untuk semua,” beber AQ.

Musim lalu, Zaenal Arief dan kawan-kawan pernah menggunakan stadion Ahmad Yani untuk menggelar pertandingan kandang terakhir menghadapi Persela Lamongan. (gk-62)

>

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.