Persepam Madura Utama Tak Takut Ancaman PSSI

Manajemen Laskar Sapeh Ngamok menilai PSSI sudah tidak punya senjata untuk menakuti klub.

Manajemen Persepam Madura Utama menegaskan tidak gentar dengan ancaman sanksi yang akan dijatuhkan PSSI bila mengikuti kompetisi di luar supervisi induk organisasi sepakbola nasional tersebut.

Persepam sebelumnya sudah memastikan bakal ikut turnamen Piala Kemerdekaan yang diselenggarakan tim transisi bentukan kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora). Hal itu diungkapkan asisten manajer Persepam Nadi Mulyadi.

Menurut Nadi, manajemen kemarin telah menandatangani perjanjian keikutsertaan Piala Kemerdekaan. Manajemen pun telah mengembalikan surat perjanjian tersebut kepada tim transisi.

“Persepam MU secara resmi sudah menandatangani perjanjian keikutsertaan Piala Kemerdekaan. Surat perjanjian tersebut telah dikirimkan kembali ke tim transisi," ungkap Nadi Berdasarkan rilis yang diterima Goal Indonesia.

Nadi menambahkan, manajemen Laskar Sapeh Ngamok tidak takut dengan ancaman ketua umum PSSI La Nyalla Mattaliti tentang sanksi kepada klub yang mengikuti kompetisi di luar supervisi induk organisasi sepakbola nasional itu.

“Mau pakai senjata apalagi? PSSI sudah disanksi FIFA. Kami siap dengan segala konsekuensi,” tambahnya.

Nadi juga menjelaskan tentang kontrak pemain untuk Piala Kemerdekaan yang akan digelar mulai 25 Juli hingga 15 Agustus nanti.

“Dalam minggu ini seluruh pemain dan pelatih akan dikirimi surat. Kita tawari kontrak baru. Jika mereka mau, baik, tidak maupun juga tidak ada masalah,” pungkasnya. (gk-62)

Topics