Persib Bandung Terancam Tanpa Dukungan Bobotoh

Umuh berharap bobotoh bisa tertib bila ingin memberikan dukungan kepada tim di GBLA.

Persib Bandung terancam tidak bisa memaksimalkan dukungan suporternya saat menjamu Mitra Kukar di pekan ketujuh Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 pada 18 Juni.

Manajemen Persib menjadikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai pengganti Si Jalak Harupat yang direnovasi untuk persiapan pekan olahraga nasional (PON) 2016.

Manajer Persib Umuh Muchtar yang memantau kesiapan GBLA hari ini mengatakan, laga kontra Mitra Kukar itu kemungkinan digelar tanpa penonton, jika stadion dianggap masih belum aman.

“Tanggal 18 nanti harus jadi, karena ini mendesak sekali. Alternatifnya, ya paling tanpa penonton,” ujar Umuh.

“Tapi saya yakin tidak akan rubuh, karena dulu kan pernah memuat 52 ribu orang. Saya juga minta bobotoh agar tertib, karena di luar belum selesai masih ada lantai yang diperbaiki. Saya yakin bobotoh mengerti.”

Umuh juga menegaskan, GBLA saat ini menjadi satu-satunya opsi Persib untuk menggelar laga kandang, walau sebelumnya sempat dikaitkan dengan Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, dan Stadion Wibawa Mukti Bekasi.

“Saya belum kepikiran untuk ke situ, fokus di sini [GBLA] dulu saja, karena ini mendesak. Pak wali kota Ridwan Kamil bilang tak ada masalah. Dari pengembang juga bilang ini sudah siap,” kata Umuh.

“Ada beberapa lantai yang masih bisa diperbaiki. Akses juga sudah bisa, walau belum bisa masuk dari tol. Tinggal mengamankan yang di luar. Saya rasa pihak kepolisian juga tidak akan mempersulit, karena ini untuk kepentingan umum warga Jawa Barat. Nanti tetap akan ada pemberitahuan lagi.”

Sementara itu, project manager PT Adhi Karya Hendra Wijaya menyatakan kondisi stadion sudah sangat aman.

“Sudah sangat aman, dan itu sudah ada rekomendasi dari Puslitbang, walau sebetulnya bukan diperuntukan untuk Persib, karena ini untuk PON,” kata Hendra.