Persija Jakarta Kecewa Dengan Ulah Oknum The Jakmania

Persija pun berharap tetap diizinkan menggunakan Stadion Manahan sebagai kandang mereka di sisa laga ISC A.

Ketua panitia pelaksana (panpel) Persija Jakarta Bobby Kusumahadi tak bisa menutupi kekecewaannya terkait ulah suporter pada laga melawan Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (5/11) malam. Seperti diketahui, laga itu berkesudahan imbang tanpa gol.

Tapi ada ulah oknum suporter yang menodai laga itu dengan menyalakan flare, serta melempar botol air mineral ke tengah lapangan. Bahkan, suporter Persija yang sedang dalam masa hukuman tak boleh mengenakan atribut klub atau suporter itu, tetap mengenakan atribut di laga itu. 

Tentunya hall itu membuat manajemen tim Macan Kemayoran menjadi was-was. Selain terancam terkena sanksi denda, mereka juga takut tak mendapatkan izin untuk menggelar pertandingan kandang lagi di Stadion Manahan lantaran ulah suporter tersebut.

"Kami berharap tidak pindah dari Manahan. Kami juga bingung kalau sampai dipindah, kami harus main di mana lagi. Sementara sisa laga kandang Persija di ISC A hanya tinggal tiga," kata Bobby, setelah pertandingan. 

"Saya kecewa dengan ulah beberapa oknum The Jakmania yang justru menimbulkan kerugian bagi Persija," keluhnya.

Sementara itu, direktur kompetisi dan regulasi PT. Gelora Trisula Semesta Ratu Tisha Destria menyayangkan sikap suporter tim Macan Kemayoran yang tetap menggunakan atribut saat mendukung timnya bertanding.

"Pasti sebenarnya mereka tahu adanya sanksi itu. Tetapi tidak mungkin kami menyiapkan 20 kali lipat personel keamanan hanya untuk menertibkan mereka. Seharusnya mereka sudah punya kesadaran sendiri dan bisa mematuhi aturan," jelasnya.

"Ini bukan kapasitas saya untuk mengatakan apa hukuman yang layak untuk Persija. Kami serahkan kepada komisi disiplin untuk memutuskannya. Tetapi pasti akan ada evaluasi terkait hal ini," pungkasnya.

Topics