Persis Solo Tak Ingin Ulangi Kesalahan

Aris mengaku merasakan tekanan tinggi jelang menghadapi PSIR, sementara sang lawan lebih santai.

Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulistyo mengingatkan anak asuhnya agar tidak mengulangi kesalahan saat melawan PSIR Rembang dalam lanjutan Grup C Piala Kemerdekaan 2015 di Stadion Manahan, Selasa (18/8) malam WIB.

Aris mengaku merasakan tekanan menghadapi laga kedua ini, mengingat mereka menelan kekalahan 3-2 dari PPSM Magelang di pertandingan sebelumnya. Jika Persis kalah, atau imbang, maka langkah mereka ke fase berikutnya menkadi lebih berat.

Di klasemen sementara Grup C, Persinga Ngawi, Persiba Bantul, dan PPSM memiliki poin sama tiga. Namun Persinga memuncaki klasemen, karena unggul selisih gol. Menghadapi PSIR, Aris akan melakukan rotasi pemain.

“Kami fokus di laga kedua. Kesalahan pada laga lawan PPSM jangan terulang di laga lawan PSIR. Kemenangan membuka jalan untuk fase berikutnya,” ungkap Aris.

Di lain pihak, PSIR lebih santai menjelang pertandingan. Penggawa Laskar Dampo Awang hanya menjalani latihan ringan sambil merayakan hari kemerdekaan RI ke-70 dengan menggelar sejumlah lomba.

Menurut Pelatih PSIR Bambang Max Handoyo, lomba makan kerupuk dan balap kelereng menjadi salah satu bentuk rileksasi tim menjelang laga penting. Selain itu, ajang ini juga menumbuhkan kesolidan, kekompakan, serta kerja sama tim.

“Kami tak ingin terbebani di laga kedua, terlebih Persis lawan berat. Tuan rumah memiliki motivasi berlipat dibanding saat lawan PPSM di laga perdana. Kami sudah antisipasi permainan menyerang Persis,” ungkap Bambang kepada Goal Indonesia.

Bambang menambahkan, tekanan dari sisi mental saat ini dirasakan Laskar Sambernyawa. Kondisi negatif Persis tersebut akan dimanfaatkan anak-anak Rembang untuk meraih kemenangan.

“Belum ada rencana rotasi. Kami juga sudah pelajari pola permainan Persis. Anak-anak harus fokus di laga tersebut,” tandasnya. (gk-18)