Pertama Kali Dipanggil Timnas Indonesia, Dandi Maulana Mengaku Canggung

Dandi Maulana mulai melejit musim lalu bersama Barito Putera, dan kini ia membuka kans untuk bisa membela timnas Indonesia.


OLEH   FARABI FIRDAUSY


Stoper muda milik Barito Putera, Dandi Maulana, jadi salah satu pemain yang mendapat panggilan pertama dalam pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-23 kedua, yang digelar 18-26 Februari, di Jakarta.

Nama Dandi mulai melejit pada Liga 1 2017 bersama Laskar Antasari. Pelatih Barito, Jacksen Tiago, sangat terbantu dengan keberadaan Dandi, untuk mengisi tempat Hansamu Yama yang sibuk membela timnas tahun lalu.

Dandi pun harus berusaha menyesuaikan diri dengan pemain lain di timnas yang sudah berkumpul lama dan umumnya langganan dipanggil. Pemain asal Tangerang ini juga coba beradaptasi dengan gaya pelatih Luis Milla.

"Cukup senang bisa dipanggil coach Milla, apalagi suatu kebanggaan juga [jika] bisa membela negara ini. Tapi, saya masih berusaha juga untuk menyatukan feel dengan [gaya kepelatihan] Luis Milla," ucap Dandi ketika ditemui.

"Ada rasa canggung, apalagi pelatih juga pakai bahasa Spanyol yang kita enggak paham. Ada pemain senior juga, tapi ada Hargianto teman saya dari kecil yang cukup membantu," sambung pemain berusia 19 tahun tersebut.

Selain Hargianto, Dandi mengaku mendapat banyak saran dari teman-temannya sesama bek tengah. Terutama sosok Hansamu yang pada SEA Games 2017 lalu menjadi kapten, dan kebetulan juga rekan Dandi di Barito.

"Banyak yang berkualitas [di posisi bek tengah], apalagi ada Hansamu juga yang selalu memotivasi saya, kasih tahu saya. Bagas [Adi Nugroho] dan Andy [Setyo] juga suka kasih saran supaya kita semua bisa lebih bagus lagi."

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INII
1. Alasan Bobotoh Terpilih Sebagai Suporter Terbaik Piala Presiden
2. Manchester City Parodikan Dilan 1990
3. Marko Simic Siap Jika Dibutuhkan Timnas Indonesia
4. Kesalahan Teknis Bikin Gol Juan Mata Dianulir VAR
5. Xavi: Kemenangan Real Madrid Atas PSG Tidak Adil!