Petr Cech Akui Nyaris Gabung Arsenal Pada 2002

Cech menyebut kepindahannya ke Arsenal waktu itu terganjal karena urusan izin kerja.

Setelah mengamankan kepindahannya dari Chelsea ke Arsenal di musim panas ini, Petr Cech mengungkapkan bahwa ia pernah nyaris bergabung dengan tim arahan Arsene Wenger itu pada 2002 silam.

Kala itu, penjaga gawang yang masih berseragam Sparta Praha itu diminati Wenger, namun izin kerja yang sulit di Inggris membuatnya memilih hijrah ke Prancis untuk bergabung dengan Rennes.

Kepada laman resmi klub barunya, Cech mengungkapkan betapa nyarisnya ia berseragam The Gunners 13 tahun yang lalu.

“Ada kesempatan sebelum saya pergi ke Prancis [untuk bergabung dengan Rennes] di mana saya bisa merapat ke Arsenal, namun waktu itu saya baru berusia 18 atau 19 tahun dan, waktu itu, Republik Ceko tidak masuk dalam keanggotaan Uni Eropa,” kata Cech.

“Saya butuh izin kerja dan ada sebuah kondisi di mana saya harus bermain sebanyak 75 persen untuk tim utama di tim nasional, yang mana, waktu itu, merupakan hal yang tidak mungkin bagi saya. Pada akhirnya saya pergi ke Prancis karena saya tidak bisa mendapatkan izin kerja itu.

“Saya memiliki beberapa tim yang tertarik namun Arsenal menjadi yang utama. Saya begitu senang karena itu adalah Liga Primer dan ada klub-klub besarnya di dalamnya, namun sayangnya itu bukan waktu yang tepat bagi saya untuk merapat.

“Kemudian datang Chelsea [pada 2004], dan saya sangat bersyukur soal itu. Namun dalam hidup Anda takkan pernah bisa bersiap dan Anda takkan pernah tahu di mana Anda akan berakhir. Saya kini di sini, dan saya harap saya bisa mengulang semua yang sudah saya capai selama sedekade lalu.

“Andai saya bisa mendapatkan izin kerja waktu itu, mungkin cerita saya akan sangat berbeda, namun kini sudah 10 tahun lebih, dan kini kita bisa menulis kembali ceritanya.”