Piala Indonesia 2018: Madura United Susah Payah Singkirkan Persibo Bojonegoro

Juara bertahan Persibo harus mengakui keunggulan Madura United lewat babak adu penalti.

Madura United harus susah payah mengalahkan juara bertahan Persibo Bojonegoro pada laga pembuka Piala Presiden 2018 di Stadion Letjen Haji Soedirman, Bojonegoro, Selasa (8/5). Pada laga ini, Madura United menang lewat babak adu penalti, dengan skor agregat 4-2.
Dengan hasil ini, Madura United lolos ke babak 64 besar.

Babak pertama

Bertindak sebagai tuan rumah, Persibo mencoba memberikan tekanan lebih dulu. Namun upaya yang mereka lakukan masih dengan mudah diredam para pemain Madura United.

Madura United yang lebih diunggulkan secara perlahan menguasai jalannya pertandingan. Hingga akhirnya, mereka mampu membuka keunggulan pada menit ke-14.

Adalah Engelberd Sani yang berhasil mencetak gol tersebut, setelah memanfaatkan umpan silang matang yang diberikan Imam Bagus Kurnia di dalam kotak penalti. Skor pun berubah 1-0, untuk keunggulan tim tamu.

Tertinggal satu gol, Persibo mencoba lebih gencar melakukan serangan. Namun masih mengalami kebuntuan.

Madura United juga tak mengendurkan serangan mereka. Tendangan Guntur Ariyadi dari luar kotak penalti masih bisa ditepis kiper Persibo, Dio Rahmatullah.

Persibo terus memberikan perlawanan. Tendangan bebas Mochamad Shulton Fajar masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Madura United, Angga Saputra.

Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0.

Babak kedua

Tertinggal satu gol, Persibo mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Serangan yang mereka bangun akhirnya membuahkan gol, pada menit ke-49.

Adalah Hasan Basri yang berhasil mencetak gol penyama kedudukan itu, setelah memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti Madura United. Skor 1-1, membuat pertandingan semakin berjalan menarik.

Jual-beli serangan terjadi di antara kedua tim. Ancaman kembali diberikan Hasan ke gawang Madura United melalui sundulannya. Namun kali ini bola masih mampu ditepis Angga.

Madura United pun tampak kesulitan untuk membongkar solidnya pertahanan yang dibangun Agus Budi Prasetio dan kawan-kawan.

Para pemain Laskar Sapeh Kerrab pun terlihat frustrasi dengan perlawanan yang diberikan oleh para penggawa Laskar Angling Dharma. Bahkan, Madura United harus bermain dengan sepuluh orang lantaran Alfath Faathier diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-89.

Di sisa waktu yang ada, Persibo yang unggul jumlah pemain terus tampil menekan. Namun hingga babak kedua berakhir, skor tetap 1-1. Pertandingan pun harus dilanjutkan dengan babak adu penalti.

Pada babak adu penalti, Zah Rahan membuka keunggulan Madura United setelah sepakannya berhasil mengelabui Dio. Sedangkan eksekutor pertama Persibo Shulton tendangannya hanya membentur mistar gawang.

Alberto Antonio de Paula berhasil membuat Madura United unggul 3-1. Lagi, Agatha Fadillah Usman gagal membuat Persibo mencetak gol di babak ini.

Setelah itu, giliran Engelberd Sani yang gagal menambah keunggulan Madura United. Sebaliknya, Lendy Dwi Setiawan berhasil memperkecil kedudukan menjadi 3-2.

Slamet Nurcahyono kembali membuat Madura United menjauh menjadi 4-2. Dan eksekutor keempat Persibo, Toni Ervianto kembali gagal. Madura United pun memenangkan laga ini.