Presiden Bayern Munich Sindir Klub Yang Boros

Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness, menyindir sederet klub yang rela jor-joran untuk membeli pemain di harga yang tak masuk akal.

Setidaknya dalam dua musim terakhir, bursa transfer di sepakbola Eropa berubah jadi benar-benar gila. Klub-klub berduit rela jor-joran untuk memboyong pemain baru di harga yang tak masuk akal.

Kabar terbaru dan yang paling kencang tentu rencana Paris Saint-Germain memboyong Neymar dar Barcelona. Selain merencanakan gaji €40 juta per musim, mereka dirumorkan siap menebus klausul penjualan sang pemain senilai €222 juta!

Fenomena ini mengundang opini dari presiden Bayern Munich, Uli Hoeness. Dia menyebut klub yang rela menghabiskan uang untuk pemain yang dipandang tak pantas, merupakan klub yang lemah.

"Menurut saya hal semacam itu justru lebih menunjukkan kelemahan dari klub tersebut," tutur Hoeness, seperti dikutip Bild.

"​Jika saya menghabiskan banyak uang tanpa mendapatkan hasil apa-apa, itu tanda bahwa saya tak bekerja dengan baik. Itulah mengapa saya tak tertarik melakukannya.

"Transfer terbaik bukanlah pembelian termahal, tapi transfer paling banyak menghasilkan untuk kinerja tim," pungkasnya.