Presiden FA Spanyol Tersandung Kasus Korupsi

Angel Villar, yang telah berkuasa 29 tahun sebagai orang nomor satu RFEF, ditangkap oleh polisi terkait dugaan korupsi.

Kepolisian Spanyol mengonfirmasi adanya operasi tangkap tangan terhadap Presiden Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) Angel Villar terkait kasus dugaan korupsi yang dilakukannya.

Penahanan Villar pada Selasa (18/7) pagi waktu setempat di kantor RFEF, Madrid ini juga diikuti oleh penangkapan putranya, Gorka, dan tiga pejabat RFEF lain sebagai bagian dari operasi antikorupsi yang dilakukan Guardia Civil, satuan tugas khusus Kepolisian Spanyol.

Operasi penangkapan ini berada di bawah supervisi jaksa nasional Spanyol, Santiago Pedraz, yang memiliki fokus untuk menginvestigasi kasus-kasus kejahatan kerah putih seperti penyuapan, pemalsuan dokumen, korupsi, dan penyalahgunaan uang.

Menyusul penangkapan ini, Inigo Mendez de Vigo selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga Spanyol menyatakan, “Di Spanyol, semuanya sama di mata hukum dan tidak seorang pun berada di atas hukum.” Adapun UEFA masih menolak berkomentar terhadap kasus ini.  

Villar, 67 tahun, merupakan sosok berkuasa di RFEF. Mantan gelandang Athletic Bilbao dan timnas Spanyol itu sudah menjabat sebagai presiden RFEF sejak 1988 dan kembali terpilih pada Mei lalu untuk meneruskan jabatannya.

Sepanjang periode kepemimpinannya, timnas Spanyol berada di puncak sepakbola dunia dengan berhasil memenangi Piala Dunia 2010 dan dua kali juara beruntun Piala Eropa (2008 dan 2012). Villar juga sempat menjabat 11 bulan sebagai presiden sementara UEFA saat Michel Platini diskors FIFA akibat kasus pelanggaran kode etik.

Topics