PREVIEW Bundesliga Jerman: VfL Wolfsburg - Bayern Munich

Paruh kedua Bundesliga musim ini langsung dibuka dengan duel antardua tim teratas.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter
Libur panjang satu setengah bulan, Bundesliga Jerman akhirnya bergulir lagi pekan ini, dan partai yang bertindak sebagai curtain raiser paruh kedua kompetisi sungguh dahsyat: sang pemuncak tabel Bayern Munich bertandang ke markas rival terdekat, VfL Wolfsburg, pada Sabtu (31/1) dinihari WIB.

Sepanjang sejarah, kejadian seperti ini sebelumnya baru dua kali terjadi, dan Bayern selalu terlibat di dalamnya. Hanya, nasib baik enggan tersenyum kepada mereka pada akhir kedua kampanye tersebut.

Pada 1965/66, Bayern mengawali Ruckrunde -- paruh akhir musim -- dengan menggasak TSV 1860 Munich tiga gol tanpa balas, namun hanya finis kedua dengan gelar disambar sang seteru sekota. 32 tahun berselang alias pada 1998, The Bavarians dipaksa mengakui keunggulan Kaiserslautern 2-0 di pekan ke-18, juga harus rela melihat tim promosi tersebut mencetak kejutan menjadi kampiun.

Torehan buruk di masa silam agaknya tidak akan berpengaruh banyak pada mental skuat Pep Guardiola sekarang ini. Mereka memiliki segala alasan untuk optimistis membawa pulang tiga poin dari Volkswagen Arena.

Meski berstatus "rival terdekat", Die Wolfe sesungguhnya terpisah jarak 11 poin dari Die Bayern. Itu menjadi rekor gap terbesar antara tim posisi pertama dan kedua dalam sebuah Hinrunde atau paruh pertama musim. Jangan lupakan sejarah baru lainnya yang diukir Xabi Alonso cs., yakni perolehan angka terbanyak (45), juga rekor defensif terbaik. Gawang Manuel Neuer baru kebobolan empat kali.

Wolfsburg punya kenangan indah membantai Bayern 5-1 dalam perjalanan merebut Meisterschal 2008/09, namun dalam 11 pertemuan sesudahnya catatan mereka sangat jeblok, dengan hasil terbaik adalah satu seri sementara sepuluh lainnya ditandai kekalahan! Itu termasuk skor defisit 2-1 di Allianz Arena pada pekan pembuka musim ini.

Bukan berarti tak ada modal bagus bagi Wolfsburg untuk memberikan kekalahan pertama buat Bayern pada kampanye terkini. Tim asuhan Dieter Hecking tak pernah absen mencetak gol dalam 12 spieltag terakhir dan itu adalah rekor terbaik di antara 18 kontestan saat ini. Rentetan 16 laga kandang tanpa terkalahkan juga menjadi yang paling bagus di Bundesliga sekarang ini -- meski tim terakhir yang membungkam Wolfsburg di Volkswagen Arena tak lain adalah Bayern.

Kematian Junior Malanda, yang akan diperingati dengan semenit aplaus di stadion jelang kick-off, akibat kecelakaan mobil belum lama ini juga bisa menjadi suntikan motivasi bagi Tim Serigala untuk meraih kemenangan.

Arjen Robben | Momok utama Wolfsburg

Dalam diri Kevin de Bruyne, Wolsburg memiliki seorang kreator serangan paten. Bintang muda Belgia eks Chelsea ini tercatat sebagai penyumbang assist terbanyak di liga (10) dan bakal menjadi ancaman utama bagi Bayern. Adapun momok untuk pihak tuan rumah sendiri adalah Arjen Robben, yang terlibat dalam penciptaan selusin gol dalam sepuluh laga resmi kontra Die Wolfe, dengan rincian tujuh gol plus lima assist. Sayap kidal Belanda itu tengah bercokol di posisi kedua daftar topskor sementara berkat sepuluh gol yang telah dicetaknya musim ini.

Hanya gelandang Josuha Guilavogui pemain utama Wolfsburg yang absen untuk laga ini, sementara Bayern kehilangan Franck Ribery dan Rafinha yang sama-sama terlilit cedera dalam sesi latihan Rabu lalu. Keduanya menyusul absensi lawas seperti Philipp Lahm, Javi Martinez, dan Thiago Alcantara.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics