PREVIEW Copa Del Rey: Huesca - Barcelona

Barca diprediksi tidak menghadapi kesulitan dalam duel kontra Huesca dalam lanjutan Copa del Rey.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter

Luis Enrique berpotensi melanjutkan kebijakan rotasi saat bertemu Huesca di perdelapan-final Copa del Rey, Rabu (3/12).

Pelatih Barcelona mendapat kritik karena secara rutin merombak starting XI sejak mengambil alih klub dari Gerardo Martino di akhir musim.

Menatap leg pertama melawan tim Segunda B, bukan tidak mungkin eks arsitek Celta Vigo kembali memanfaatkan kesempatan untuk memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain di skuat.

Barca, yang kalah 2-1 di partai final kompetisi ini dari Real Madrid April lalu, akan tanpa diperkuat Jeremy Mathieu setelah bek Prancis dinyatakan terkena virus akhir pekan kemarin.

Mereka juga dipastikan tanpa Thomas Vermaelen, yang debutnya bersama Blaugrana mungkin baru akan dilakukan musim depan menyusul masalah hamstring yang membutuhkan operasi.

Meski demikian, absensi dua pemain tersebut tidak menghapus status Barca sebagai favorit, walau harus tampil di Estadio El Alcoras, markas Huesca.

Barca dituntut “menyelesaikan” laga lebih cepat setelah butuh gol telat dari Sergio Busquets untuk menaklukkan Valencia 1-0 dalam lanjutan La Liga, sekaligus mengantungi kemenangan kelima beruntun di semua kompetisi.

Kabar baiknya, penyerang Lionel Messi kembali masuk dalam tiga finalis Ballon d’Or, bersama bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo dan penjaga gawang Bayern Munich Manuel Neuer.

Pertandingan Huesca melawan tim divisi tiga Fuenlabrada Sabtu kemarin harus ditunda karena air menggenangi lapangan, tapi dalam laman resmi klub dikonfirmasi area bermain kini sudah dalam kondisi sempurna.

Tim Luis Tevenet butuh perpanjangan waktu untuk membekuk Toledo 1-0 pada putaran pertama dan mereka nyaris tereliminasi ketika tertinggal 2-0 di sisa tiga menit pertandingan melawan Villanovense di putaran kedua.

Gol dari David Morillas dan Juanjo Camacho mampu menyamakan kedudukan, sebelum mereka akhirnya melaju dengan kemenangan 4-3 dalam drama penalti. Pada putaran ketiga, mereka juga nyaris tersingkir lantaran tertinggal satu gol oleh Barakaldo di sisa empat menit laga, tapi Guillem Marti menyeimbangkan skor sebelum Inigo Ros memastikan kemenangan di injury time.

Huesca kini dalam kondisi terbaik, menempati peringat tiga Segunda B Grup Dua setelah memenangkan empat kemenangan beruntun, tapi mereka dihadapkan pada tugas berat untuk menjegal langkah klub yang memegang rekor juara di kompetisi dengan 26 kali.

addCustomPlayer('16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', '', '', 620, 540, 'perf16r3vbwcs9eb21m1q9qd9196id', 'eplayer4', {age:1407056178000});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics