PREVIEW Coppa Italia: Parma - Juventus

Juventus tentu tak ingin melahirkan tragedi dengan gagal lolos ke babak semi-final Piala Italia saat bentrok dengan Parma, Kamis (29/1) dini hari WIB.

OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Juventus tentu tak ingin melahirkan tragedi dengan gagal lolos ke babak semi-final Piala Italia saat bentrok dengan Parma, Kamis (29/1) dini hari WIB. Ya tragedi, sekalipun laga digelar di markas Il Gialloblu, Ennio Tardini.

Bagaimana tidak, Parma sungguh tak kunjung keluar dari performa buruk di sepanjang musim ini. Selain kini terpuruk di dasar klasemen Serie A Italia, Alessandro Lucarelli cs juga hanya sanggup meraih empat kemenangan di semua ajang.

Situasi semakin memburuk dengan kekalahan 2-1 dari sesama rival salvezza, Cesena, di kandang sendiri pekan lalu. Belum cukup? Bintang utama mereka, Antonio Cassano, juga baru saja memutus kontrak dan membawa Parma ke jalur hukum, akibat tunggakan gaji selama enam bulan.

Ditambah rekor pertemuan terakhir yang berakhir memalukan dengan kalah 7-0 dari Juve, sungguh hanya keajaiban yang bisa mengantar tim asuhan Roberto Donadoni ke fase empat besar Piala Italia.
Giovinco kembali mendapat momen unjuk gigi

Sementara pelatih Juve, Massimiliano Allegri, tak mau terlena dengan situasi porak-poranda Parma. Ia enggan anak asuhnya lantas meremehkan Gli Crociati, sehingga melahirkan tragedi dengan gagal lolos ke babak semi-final.

"Kami tak boleh berpikir bahwa kami akan pergi ke Parma besok dan akan melakoni laga yang mudah. Sebab, laga ini juga merupakan laga yang penting bagi mereka. Mereka juga akan mencoba untuk bisa masuk ke semifinal," tegas Allegri jelang digelarnya laga.

"Pertandingan akan menjadi laga yang sulit, sangat sulit, jadi kita tak boleh meremehkan komitmen yang akan kita butuhkan besok malam. Kita wajib mempersiapkan laga itu dengan cara yang benar, dengan mengetahui bahwa laga itu tak akan jadi laga yang mudah, terutama karena di laga baru-baru ini - walau mereka tak mendapatkan hasil positif - Parma menunjukkan permainan yang apik. Jangan lupakan bahwa mereka telah mengalahkan Inter Milan dan Fiorentina di liga," jelasnya.

Namun untuk meraih kemenangan, sosok pelatih berusia 47 tahun itu juga tak perlu repot dengan terus menguras tenaga para langganan starting XI. Rotasi diyakini bakal dilakukan, seperti dengan menurunkan Marco Storari di pos penjaga gawang, Angelo Ogbonna sebagai jenderal lini belakang, dan Roberto Pereyra yang bertugas di belakang dua striker.

Sementara Sebastian Giovinco bakal kembali mendapat sorotan besar, jika diberi kesempatan turun dari menit pertama. Selain mantan pujaan Parmagiani, The Atomic Ant juga baru saja meresmikan kepindahannya ke Toronto FC, di akhir musim nanti. Dengan sepasang gol-nya pada babak perdelapan-final kontra Hellas Verona, striker 28 tahun itu siap kembali unjuk gigi dan membuktikan bahwa I Bianconeri telah salah menjualnya!

Prediksi Goal Indonesia: Parma 0-2 Juventus
Update: Pelatih Juventus, Max Allegri, mewajibkan timnya menembus babak semi-final Coppa Italia.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics