PREVIEW Coppa Italia: AS Roma - Fiorentina

Rentetan hasil negatif bakal coba diputus AS Roma dengan kemenangan atas Fiorentina, untuk melaju ke babak semi-final Coppa Italia, Rabu (4/2) dini hari WIB.

OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Paceklik kemenangan AS Roma dalam lima partai terakhir harus segera diakhiri kala menjamu Fiorentina, dalam babak perempat-final Coppa Italia, Rabu (4/2) dini hari WIB. Jika tidak, maka mental dan kepercayaan diri para pemain untuk mengejar Juventus di Serie A Italia bisa hilang sama sekali.

Secara mengejutkan Tim Serigala belum pernah mengecap satu pun kemenangan, sejak 2015 dimulai. Hasil tersebut termasuk saat ditahan imbang Empoli 1-1 dalam 90 menit, dalam duel perdelapan-final Coppa Italia. Krisis itu bisa berbuah petaka kala hadapi La Viola dini hari nanti.

"Secara teknis saya sudah tahu apa yang benar-benar dibutuhkan Roma saat ini. Situasinya memang sedang tidak bagus, karena Dewi Fortuna menjauhi kami memasuki tahun baru ini. Meski begitu, kami fokus dan optimistis untuk hadapi Fiorentina nanti," ujar sang pelatih, Rudi Garcia, menjelaskan situasi I Lupi.

Rasa optimistis layak diapungkan karena dua pemain kunci, Seydou Keita dan Radja Nainggolan, sudah kembali ke skuat seturut dengan halangan Piala Afrika 2015 dan cedera. Namun cedera parah Juan Iturbe, kebugaran minim sang penggawa anyar, Victor Ibarbo, dan masih berpartisipasinya Gervinho dan Seydou Doumbia di Piala Afrika 2015, membuat pilihan di lini depan jadi terbatas.

Artinya Il Giallorossi harus mendorong Miralem Pjanic menjadi winger, untuk menemani Francesco Toti dan Adem Ljajic di depan. Nama terakhir layak jadi harapan utama, seturut penampilan gemilangnya saat Roma bermain imbang 1-1 dengan Fiorentina dua pekan lalu.
Ljajic bisa kembali jadi momok Fiorentina

Sementara Fiorentina sedang dalam situasi tak menggembirakan pasca kepergian Juan Cuadrado ke Chelsea, pada deadline day. Sang pengganti, Mohamed Salah, juga urung turun dalam duel dini hari nanti, karena faktor kebugaran yang belum prima.

Hal tersebut diakui sendiri oleh pelatih kepala, Vicenzo Montella. "Ditinggalkan pemain bintang sehari saja sebelum laga besar menghadapi Roma, jelas jadi sesuatu yang sulit. Saya juga tak yakin Salah bisa langsung merumput. Namun kami harus tetap fokus menatap laga dengan menargetkan hasil positif," tuturnya.

Menilik komposisi skuatnya, ada banyak pilihan bagi Fiorentina di lini depan, meski ditinggal Cuadrado. Duo penggawa anyar, Alberto Gilardino dan Alessandro Diamanti siap dimainkan. Namun begitu, rekor buruk Montella yang baru menang sekali atas Roma di sepanjang karier kepelatihannya, bisa jadi halangan terbesar Il Gigliati untuk melaju ke semi-final.

Kutukan itulah yang mungkin jadi keuntungan Roma di samping faktor teknis, untuk menyusul Napoli, Juventus, dan FC Internazionale ke semi-final. Namun besar kemungkinan kemenangan baru diraih selepas babak perpanjangan waktu.

Prediksi Goal Indonesia: AS Roma 2-1 Fiorentina
Update: Pelatih AS Roma, Rudi Garcia, mengaku puas dengan transfer musim dingin klubnya.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics