PREVIEW Eredivisie Belanda Speelronde 11: Feyenoord Rotterdam Siap Rebut Kemenangan Kelima

Feyenoord Rotterdam kembali berhadapan dengan pesaing papan atas, sedangkan PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam kebagian jadwal empuk.

OLEH AGUNG HARSYA Ikuti @agungharsya di twitter

Feyenoord Rotterdam mengawali Eredivisie Belanda musim 2014/15 dengan penuh liku. Hanya satu kemenangan yang mampu mereka raih dalam enam pekan perdana. Kini, mereka justru mengincar kemenangan kelima beruntun setelah berhasil menemukan formula permainan yang tepat selama sebulan terakhir.

Ada yang berbeda dari Feyenoord. Mereka hanya mampu mengumpulkan enam poin dalam enam pertandingan pembuka musim. Gawang mereka kebobolan enam kali dan hanya mampu melesakkan gol ke gawang lawan sebanyak lima kali. Kemenangan telak 4-0 atas Go Ahead Eagles pada Speelronde 7 rupanya menjadi titik tolak Feyenoord.

Selepas kemenangan besar itu, Feyenoord meraih angka sempurna dalam empat pertandingan beruntun. Sebelas gol berhasil mereka lesakkan dan hanya satu gol yang bersarang ke dalam gawang Kenneth Vermeer. Pekan lalu, Feyenoord sukses membungkam tuan rumah, yang juga penghuni papan atas, Cambuur Leeuwarden, 1-0.

Pada Speelronde akhir pekan ini, Sabtu (1/11), Feyenoord kembali kedatangan tim kuat. PEC Zwolle ingin mengulangi kisah manis saat kali terakhir tampil di De Kuip. Ya, saat itu Zwolle sukses menggondol KNVB Beker dengan melibas Ajax Amsterdam 5-1! Ancaman ditebar kubu tim tamu.

"Kami sengaja menyimpan Jesper Drost dan Tomas Necid guna bersiap menghadapi Feyenoord," ujar pelatih Ron Jans setelah melibas HHC Hardenberg 6-1 pada putaran ketiga KNVB Beker, Rabu lalu.

Feyenoord kehilangan Lex Immers dan Joris Mathijsen untuk pertandingan ini. Krisis lini belakang menghantui pelatih Fred Rutten karena Sven van Beek, Terence Kongolo, dan Miquel Nelom juga masih mendekam di ruang perawatan. Opsi di lini tengah justru lebih meyakinkan. Rutten dapat memilih Karim El Ahmadi, Jens Toornstra, atau Tonny Trindade Vilhena sebagai pendamping Jordy Clasie.

Catatan khusus dapat diberikan pada satu nama. Toornstra dua kali beruntun membobol gawang musuh Feyenoord melalui eksekusi tendangan bebas. Rutten pun tampaknya siap memainkan kembali Toornstra di posisi "sayap kanan palsu".

"Kami tahu betul potensi yang dimiliki Jens karena dia pemain cerdas. Kalau Anda menyampaikan pesan, dia langsung memahaminya. Kami sudah menganalisisnya di posisi baru dan kami tahu dia mampu melakukannya. Dia bisa berada di antara kedua lini, memberi umpan kepada striker, serta sekaligus produktif mencetak gol," tukas sang pelatih.

Ketika tenaga Toornstra dibutuhkan Feyenoord untuk mendorong posisi mendekati pucuk klasemen, pada hari yang sama PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam kebagian laga empuk menghadapi tim papan bawah. Jika PSV kedatangan ADO Den Haag, Ajax menjamu FC Dordrecht.

De Grote Drie bermain bersamaan, Sabtu ini, karena pada tengah pekan mereka dijadwalkan terjun ke kompetisi antarklub Eropa. Hasil baik di ajang tersebut sangat diharapkan asosiasi sepakbola Belanda jika tidak ingin koefisien UEFA kian melorot yang dapat berakibat berkurangnya slot ke Eropa musim depan.

PSV dibuai angin segar dengan kembalinya Memphis Depay dan Georginio Wijnaldum. Belum lagi penampilan Jorrit Hendrix yang bisa diandalkan menjadi jangkar tim. Sementara, Luciano Narsingh mulai menemukan lagi bentuk penampilan terbaik usai dihantam cedera berat.

Duel kedua tim punya makna tersendiri bagi bek tengah Karim Rekik. Lapangan Scheveningen, pusat sepakbola Den Haag, menjadi tempat Rekik berkenalan dengan sepakbola sebelum pindah ke akademi Feyenoord dalam usia 8 tahun.

"Memang kami tampil baik dan lebih stabil ketimbang musim lalu, tapi jangan diartikan kami bisa dengan mudah mengalahkan ADO," ujar Rekik mengingatkan diri dan rekan-rekan setimnya.

Ajax juga dalam mood yang bagus meski harus membagi fokus menjamu Barcelona di Liga Champions. Kepercayaan pelatih Frank de Boer kepada striker asal Polandia Arek Milik terus memberikan jawaban positif. Pada laga KNVB Beker tengah pekan, pemain 20 tahun itu menyumbang dua gol kemenangan Ajax atas SV Urk.

Milik pun menjadi salah satu kandidar peraih penghargaan Golden Boy Award, bersaing dengan antara lain Adnan Januzaj dan Munir El Haddadi, tapi De Boer belum hendak memberi jaminan untuk posisi penyerang utama dalam timnya.

"Tidak banyak perbedaan antara Milik dan Kolbeinn Sigthorsson. Keduanya sama tipe. Salah satu berkaki kidal, yang lain kanan, selain itu keduanya sama saja," tukas sang pelatih.

"Tapi Kolbeinn lebih fit dan petarung. Saya rasa tinggal masalah waktu sebelum kita melihat hasil positifnya."

Laga melawan ADO Den Haag selalu terasa spesial bagi Karim Rekik.

*Waktu kick-off berdasarkan WIB

Sampaikan pendapat maupun prediksi Anda tentang Speelronde 11 Eredivisie 2014/15 melalui kolom komentar di bawah ini!

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics