PREVIEW Indonesia Super League 2014: Pelita Bandung Raya - Arema Cronus

The Boys Are Back bertekad melanjutkan tren positif, sementara Singo Edan tak ingin pulang dengan tangan hampa.

OLEH RIZKAART CENDRADIPUTRA Ikuti di twitter
Laju empat partai beruntun tanpa kekalahan Pelita Bandung Raya coba dilanjutkan Kim Kurniawan cs. saat bentrok kontra Arema Cronus, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Sabtu (31/5).
Kekalahan terakhir yang diderita PBR diperoleh saat mereka bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang. Saat itu Cristian Gonzales dan kawan-kawan sukses menggenlotorkan tiga gol tanpa balas. Kini PBR tengah dalam performa terbaik usai meraup delapan poin dalam empat partai terakhir.
Menanggapi hal tersebut, asisten pelatih PBR Peri Sandria mengakui kondisi kamar ganti tim saat ini tengah harmonis.
“Sekarang performa kami sedang baik, hal tersebut karena kekompakkan antarpemain, baik di dalam maupun luar lapangan terjalin dengan sempurna. Kita akan bekerja ekstra keras, dan bermain dengan hati untuk dapat poin penuh dari Arema,” ucap Peri.
Pelatih Dejan Antonic sudah pasti tidak dapat menggunakan jasa Boban Nikolic yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Dengan demikian, duet Hermawan dan Nova Arianto akan menjadi palang pintu di depan Dennis Romanovs.
Selain itu, nama Gaston Castano juga tidak akan masuk skuat, karena masih dalam tahap pemulihan. Sementara Bambang Pamungkas masih menunggu lampu hijau dari tim fisioterapis. Dengan demikian, TA Musafri mencuat untuk dijadikan juru gedor The Boys Are Back.
Sementara itu, pelatih Arema Cronus Suharno menyatakan, dirinya sangat mewaspadai tren positif PBR. Menurutnya, PBR yang sekarang berbeda dengan yang mereka kalahkan pada pertemuan pertama.
“Mereka kini bukan tim sembarangan. Saya liat motivasi mereka tinggi kalau main di kandang. Kecepatan Musafri dan David Laly cukup merepotkan. Kreativitas Kim Kurniawan di lini tengah juga patut diperhatikan. Jadi tentu menjadi tantangan sendiri untuk bisa betul-betul mengantisipasi PBR,”
Tampil dengan kekuatan penuh membuat Singo Edan di atas angin. Thierry Ghatussi dan Victor Igbonefo akan berdiri kokoh di depan Kurnia Meiga. Playmaker andalan Gustavo Lopez pun siap memanjakan Cristian 'El Loco' Gonzales dan Albertp 'Beto' Goncalves. Hal tersebut membuat Suharno tak ingin pulang ke Malang dengan tangan kosong.
“Kita tentu berharap mendapat hasil yang terbaik. Siapa yang datang ke sini maunya kalah? Kan ngga ada. Semoga anak-anak bisa menjalankan apa yang saya instruksikan, dan mendapat hasil yang kita inginkan,” tutur Suharno (gk-61).

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.