PREVIEW Jornada 37: Barcelona - Atletico Madrid

Di tengah rekor negatif melawan Atletico musim ini, Barca berusaha menjegal mimpi Los Colchoneros mengukuhkan status kampiun Spanyol.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter
Tidak seperti biasa, kompetisi La Liga yang dianggap membosankan justru menjadi salah satu kampanye paling mendebarkan musim ini.

Inkonsistensi para kandidat juara yang membuat persaingan liga musim ini menarik dan harus ditentukan di laga terakhir, di mana Atletico Madrid dan Barcelona dituntut tampil habis-habisan demi mengukuhkan status juara musim ini. Sepanjang sejarah, ini kali pertama sejak 1951 di mana dua tim yang bersaing harus bertemu di partai terakhir.

Barcelona, dengan didukung puluhan ribu pendukungnya di Camp Nou, memang memiliki peluang menyabet tiga angka atas Los Colchoneros. Hasil itu cukup untuk memastikan gelar juara bagi tim Catalan, karena meski mereka nantinya mengantungi poin yang sama, skuat Gerardo Martino unggul head-to-head atas tim ibu kota Spanyol.

Dan, dengan mozaik Som el Barca atau We are Barca dalam bahasa Inggris di stadion berkapasitas 98.787, diyakini bakal melecut Lionel Messi dkk untuk memberikan hasil terbaik bagi publik Catalan. Apalagi, ini satu-satunya gelar tersisa bagi Barca setelah tersingkir oleh Atletico di perempat-final Liga Champions dan kalah dari Real Madrid di final Copa del Rey.

Entrenador Martino juga mendapat angin segar dari ruang perawatan menyusul kabar pulihnya Neymar, Gerard Pique dan Jordi Alba yang akhirnya dimasukkan dalam skuat untuk melakoni partai hidup mati, meski sempat tersiar kabar pihak Brasil, negara yang Neymar bela di Piala Dunia, keberatan jika penggawanya diturunkan di laga krusial akhir pekan ini.

“Mereka mungkin tidak dalam kondisi terbaik, tapi ini bukan bermain di enam laga beruntun. Hanya sekali. Saya ingin tegaskan bagaimana kerasnya mereka bekerja untuk berada di sini, usaha yang mereka lakukan dan keberanian yang mereka tunjukkan mengingat Piala Dunia sebentar lagi,” ucap Martino dalam konferensi pers.

Raut kelegaan juga terpancar di wajah Diego Simeone, setelah menginfirmasi striker utama Diego Costa dinyatakan siap turun sebagai starter meski belakangan mengalami problem betis.

“Diego Costa baik-baik saja. Dia sudah berlatih normal tanpa ada masalah. Dia akan tampil starter melawan Barcelona,” ujar Simeone dalam jumpa pers.

Sayangnya, Barca tidak diuntungkan rekor pertemuan belakangan ini yang lebih memihak tim ibu kota. Dari lima pertemuan di segala kompetisi musim ini, Blaugrana tidak pernah menang atas Atletico.

Jadi, mampukah Barca memutus rangkaian hasil minor melawan Atletico? Atau sebaliknya, Los Colchoneros yang akan menjadi raja di Camp Nou nanti malam?

Prediksi Goal Indonesia: Barcelona 2-2 Atletico Madrid

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics