PREVIEW Journée 37: Rekor Poin Penyempurna Musim

Bagai sayur tanpa garam, gelar juara Ligue 1 saja tidak cukup bagi Paris Saint-Germain sebelum menutup musim dengan torehan rekor. Rekor apa?

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter
Gelar juara Ligue 1 yang disegel Paris Saint-Germain tengah pekan lalu rupanya belum cukup. Anak-anak Laurent Blanc masih haus akan prestasi. Kali ini, mereka membidik rekor poin di liga.

Sebagaimana diketahui, rekor poin tertinggi di Ligue 1 masih dipegang Olympique Lyon, yakni 84. Les Gones meraih pencapaian itu pada musim 2005/06. Dengan musim yang masih tersisa dua laga lagi, Les Parisiens berpeluang besar memecahkan rekor baru. PSG saat ini mengantungi 83 poin. Jika aral tak menghampiri mereka di journee 37 ini, klub ibu kota dipastikan membuat sejarah baru sebagai pengumpul poin terbanyak di Ligue ketika mereka bentrok dengan Lille.

"Gelar juara sudah milik kami, itu yang memang paling penting. Tapi sekarang kami benar-benar ingin memecahkan rekor poin tertinggi dalam satu musim penuh, jadi kami akan mengejarnya di dua pertandingan selanjutnya, karena tim ini pantas membuat rekor baru," tukas Blanc.

Namun, untuk mewujudkan pencapaian tersebut di akhir pekan ini, sepertinya PSG bakal mendapatkan tantangan berat. Lille, yang akan menyambut PSG di Stade Pierre-Mauroy, dipastikan akan berjuang keras mematenkan tiket ke Liga Champions musim depan.

Skuat Rene Girard saat ini unggul lima poin dari AS Saint-Etienne dalam persaingan mengkudeta posisi tiga besar dengan dua pertandingan tersisa.

Namun gap ini bisa berubah menjadi dua angka apabila Lille dipermalukan Thiago Silva cs di kandang sendiri, sementara pasukan Christophe Galtier mendulang kemenangan atas Nantes.

PSG sendiri sebetulnya sedang dalam kondisi tim yang tak bagus walau mereka baru saja juara. Pasalnya, raihan kampiun tersebut tercoreng dengan kekalahan 2-1 dari Rennes di Parc des Princes. Yang "menolong" PSG juara adalah AS Monaco, yang bermain imbang 1-1 dengan Guingamp pada Rabu lalu. Kondisi tak menentu ini bisa dimaksimalkan anak-anak Les Dogues untuk mengklaim angka penuh sekaligus mengunci tempat di UCL.

Tapi bagaimana pun, gelar juara yang didapatkan PSG secara dua kali beruntun ini mengantarkan Blanc pada kontrak baru, yang akan mengikatnya di ibu kota hingga 2016. Tambahan masa edar ini juga mengakhiri spekulasi masa depan dirinya di PSG.

Pria 48 tahun ini pun memastikan akan berusaha semaksimal mungkin menyapu bersih dua laga terakhir dengan hasil positif setelah dalam empat laga teraktual mereka hanya mampu mendulang satu kemenangan.

Mengilas balik pertemuan pada Desember tahun lalu, Lille - yang sepanjang musim ini hanya mengalami dua kekalahan - mampu menghadirkan kesulitan tersendiri bagi PSG ketika kedua tim bermain imbang 2-2.

Terbalik dengan PSG, tuan rumah saat ini sedang dalam rasa percaya diri tinggi lantaran mereka memegang rekor tak terkalahkan di 13 laga berturut-turut sejak awal Februari.

Dengan hanya gelandang Jonathan Delaplace [cedera betis] yang diragukan tampil, Girard bakal berharap skuatnya mampu menguji tim yang sudah memenuhi target utamanya di musim ini tersebut.

Sementara topskor PSG Zlatan Ibrahimovic sudah membuat comeback dari cedera hamstring ketika tampil dari bench pada Rabu lalu dan bomber Swedia ini kemungkinan akan dimainkan sejak awal di laga Lille ini. Jika benar Zlatan diturunkan sejak menit pertama, sang penyerang boleh jadi akan meniru performanya di perjumpaan musim lalu ketika dia mencetak dobel gol untuk memastkan kemenangan 2-1 atas Lille.

Seperti halnya PSG yang sedang berusaha membentuk kembali tren kemenangan, Olympique Lyon akan melanjutkan usaha mereka menyalip AS Saint-Etienne di posisi terkahir zona Eropa ketika menjamu Lorient. Les Gones dan Les Verts terpisah lima poin dengan dua partai tersisa.

Lyon, yang kemungkinan sudah bisa diperkuat Yoann Gourcuff serta Henri Bedimo dan Arnold Mvuemba yang diyakini dapat pulih dari cedera ringan tepat pada waktunya, jelas bertkekad kuat meraup poin maksimal di laga Lorient, seraya berharap ASSE tersandung.

Namun apabila ASSE memastikan kemenangan atas Nantes, saatnya Remi Garde mengucapkan selamat tinggal tiket Eropa.

Kurang lebih harapan Garde tak jauh berbeda dengan pelatih Sochaux Herve Renard. Seraya berharap banyak rival terdekatnya di lintas zona selamat tergelincir, Renard bakal berusaha memaksimalkan dua laga pamungkas ini dengan kemenangan agar memastikan keluar dari jerat degradasi.

Saat ini mereka tertinggal dua poin dari posisi aman [17] yang diihuni Evian TG. Namun di journee 37 Sochaux ditantang lawan yang sudah dipastikan bertahan di Ligue 1, Rennes. Laskar Philippe Montanier merupakan tim yang sulit diprediksi musim ini. Tengah pekan lalu saja secara mencengangkan mereka sanggup menjungkalkan PSG di Parc des Princes.

Bak laga hidup mati, kegetiran dipastikan melanda anak-anak Sochaux di weekend ini apabila mereka dikalahkan Rennes sementara Evian TG berhasil mengalahkan Nice.

*Waktu kick-off berdasarkan WIB

Sampaikan pendapat maupun prediksi Anda tentang Journée 37 Ligue 1 Prancis 2013/14 melalui kolom komentar di bawah ini!

Topics