PREVIEW Journée 6 Ligue 1 Prancis: Konsentrasi Biang Tren Buruk Paris Saint-Germain

Bila tak ingin kembali kehilangan poin maksimal kala menjamu Olympique Lyon, Paris Saint-Germain dituntut bisa mengatasi masalah fokus para pemain selama 90 menit.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Paris Saint-Germain memang belum terkalahkan musim ini, tapi konsentrasi performa mereka tengah dalam sorotan. Sudah dua pertandingan terakhri dalam sepekan terakhir mereka selalu kebobolan saat posisi sudah dalam keadaan memimpin laga.

Di Rennes, Sabtu lalu, gol dari Zoumana Camara gagal berbuah kemenangan lantaran Maxwell membuat gol bunuh diri, yang akhirnya memaksa laga berakhir sama kuat, 1-1. Hasil seri ini menjadi yang ketiga kalinya sepanjang musim ini dan semuanya diraih kala bermain tandang. Imbasnya, PSG sekarang berada di posisi ketujuh.

Cerita serupa terjadi di Liga Champions tengah pekan lalu kala klub ibu kota melawat ke Amsterdam. Gol ke-28 dari Edinson Cavani dalam penampilannya yang ke-50 bagi PSG memberi sang tamu keunggulan sebelum pecahnya konsentrasi mengakibatkan Lasse Schone mudah saja menyeimbangkan keadaan bagi Ajax.

Pelatih Laurent Blanc sejatinya hanya membuat dua perubahan di starting line-up antara laga Rennes dan Ajax ini. Namun Blanc beradalih, fisik pemainnya menurun ketika melakoni laga tengah pekan.

"Sungguh pertandingan yang sulit, terutama di babak kedua. Ketika saya melihat para pemain saya di akhir pertandingan, Ajax secara fisik lebih superior dibanding kami," ulas Blanc.

Menurut catatan, sudah delapan pertandingan tandang terakhir PSG hanya menang sekali sejak April lalu.

"Kami kehilangan kesempatan untuk membunuh pertandingan. Saya tidak tahu kenapa kami begitu kesulitan untuk memenangkan pertandingan tandang. Saya tidak berkata-kata. Inilah sepakbola. Kami harus bekerja keras," tukas Gregory van der Wiel.

Kontras dengan rekor kandang mereka. Les Parisiens bisa mendongakkan kepala bila melihat catatan 45 laga di rumah sendiri di semua kompetisi, yang berakhir kekalahan hanya dua kali. Sepanjang 2014, mereka merekam sepuluh kemenangan dalam 11 laga home di Ligue 1, mencetak 30 gol dan kemasukan hanya dua kali, termasuk kala membantai AS Saint-Etienne dengan Zlatan Ibrahimovic menajdi protagonis berkat hat-trick-nya.

Meski tren kemenangan sedang tidak bersahabat bagi kubu Parc des Princes, Olympique Lyon, sang seteru di akhir pekan ini, tetap patut waspada. Kali terakhir melawat ke Paris, Les Gones dibabathabis 4-0 pada akhir Desember tahun lalu.

Apalagi, pasukan Hubert Fournier menelan tiga kekalahan dari empat pertandingan pertama Ligue 1 berikut kegagalan melaju ke babak grup Liga Europa di 2014/15 ini. Namun moril mereka sedikit meninggi lantaran pekan lalu sukses mengatasi AS Monaco 2-1 berkat gol-gol dari bintang muda Nabil Fekir dan Corentin Tolisso.

Ada keuntungan tersendiri Lyon tidak berlaga di pentas Eropa. Skuat muda OL bisa melalui seluruh latihan mingguan guna bersiap menghadapi sang jawara bertahan.

"Pekan ini yang dihabiskan untuk bekerja keras di pelatihan tim akan menguntungkan bagi semua pemain muda kami," ujar Bernard Lacombe, penasihat presiden Jean-Michel Aulas.

Fekir, pemain belia yang paling berbakat di antara skuat Fournier, telah mencetak dua gol Ligue 1 sejauh ini. Kemungkinan dirinya akan kembali menjadi andalan untuk startling line-up Lyon. Fournier mungkin tidak akan memilih opsi bermain dengan lima bek, eksperimen yang gagal total ketika melawat ke Paris musim lalu dan ke Saint-Etienne pada bulan lalu.

Gueida Fofana dan Clement Grenier tampaknya akan dipinggirkan, sementara Henri Bedimo dan Milan Bisevac juga tengah dirundung cedera. Bagi tuan rumah, sudah lebih dari satu bulan Thiago Silva absen karena cedera paha dan belum ada tanda-tanda dirinya akan diturunkan.

Lille yang berada di peringkat kedua, dipastikan bertekad menutup journee 6 dengan raihan tripoin demi menjaga posisi mereka dari kejaran PSG, AS Saint-Etienne dan Olympique Marseille. Les Dogues mengungguli rivalnya itu masing-masing dua dan satu poin. Namun, lawan yang mereka hadapi kali ini adalah Montpellier.

Reuni Rene Girard dengan klub lamanya itu diyakini akan berjalan sulit mengingat Le Paillade pekan lalu mampu meraup kemenangan tandang di Stade Velodrome, markas Olympique Marseille. Sejak ditangani Roland Courbis hampir setahun, Montpellier terus meningkat di periode tersebut. Namun kemenangan atas sang tamu bisa menggeser kembali posisi Bordeaux di puncak tabel Ligue 1.

ASSE dan Marseille akan coba mengambil momentum ini. Masing-masing akan menghadapi lawan yang relatif bisa diatasi: Lens dan Rennes. Dua tim disebut terakhir sedang dalam tren angin-anginan.

OM membawa kepercyaaan diri dari tren tiga kemenanga beruntun, sementara Les Verts mampu meraup hasil clean sheet dalam dua pertandingan terakhir. Kemenangan bagi skuat Marcelo Bielsa dan Christophe Galtier dipastikan bakal kian memanskan persaingan papan atas.

Rolland Courbis mampu membawa Montpellier tampil impresif sejauh ini

*Waktu kick-off berdasarkan WIB

Sampaikan pendapat maupun prediksi Anda tentang Journée 6 Ligue 1 Prancis 2014/15 melalui kolom komentar di bawah ini!

//

Topics