PREVIEW Kualifikasi Piala Eropa 2016: Spanyol - Makedonia

Spanyol bertekad meraup poin sempurna dalam kick-off kualifikasi Euro 2016.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter

Mengepak tiga angka menjadi harga mati bagi Spanyol dalam laga pembuka kualifikasi Piala Eropa 2016 versus Makedonia nanti malam.
Maklum, La Furia Roja tengah menjadi sorotan dunia sepakbola dan kali ini bukan karena kehebatan mereka mendominasi olahraga mengolah si kulit bundar. Gagal total di Piala Dunia 2014 ditengarai menjadi awal matinya era tiki-taka setelah mereka mendominasi sejak menjadi juara Eropa 2008 silam.

Ambisi bangkit dari keterpurukan pun terganjal oleh kekalahan 1-0 dari Prancis di laga persahabatan tengah pekan lalu. Namun, skuat Vicente del Bosque dapat mengobati kekecewaan sekaligus mengembalikan kepercayaan diri dalam kick-off kualifikasi menghadapi Makedonia.

Walau menuai hasil negatif di turnamen mayor ternyar, La Furia Roja mengantungi rekor tak terkalahkan di 35 di ajang kualifikasi Piala Eropa dan Piala Dunia, 32 menang dan tiga kali imbang, sejak kalah 2-0 dari Swedia pada 7 Oktober 2006.

Menjamu Makedonia juga bakal dijadikan uji coba bagi Del Bosque yang memasukkan sejumlah pemain baru, termasuk penyerang muda Munir El Haddadi yang menggantikan Diego Costa akibat cedera.

Xavi, Xabi Alonso dan David Villa mengikuti jejak Carles Puyol pensiun di sepakbola internasional, sehingga Del Bosque dipastikan tak akan diperkuat empat pemain inti yang memegang peran kunci dalam sukses tim.

Del Bosque juga tak memanggil striker Fernando Torres, sementara Gerard Pique dan Andres Iniesta absen dengan masalah kebugaran. Meski tanpa diperkuat sejumlah bintang, pelatih yang membawa Tim Matador sukses menyabet Piala Dunia 2010 dan Erop 2012 berharap era baru ini berjalan sukses.

“Pemain seperti Xavi, Xabi dan Villa adalah panutan. Saya ingin semangat mereka hidup di tim ini.

“Mari berharap era baru bisa sukses. Ini tantangan besar.”

Sementara itu, Makedonia mengalami kekecewaan di kualifikasi Euro 2012 dan Piala Dunia 2014, dengan Goran Pandev yang disebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa, hengkang dari timnas. Mereka juga gagal meraih kemenangan atau mencetak gol di empat partai terakhir.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics