PREVIEW Liga Champions: Schalke - Chelsea

Pasukan Jose Mourinho berambisi menyegel tiket ke fase gugur Liga Champions di laga ini, namun seorang pahlawan lama The Blues berpotensi merusak rencana tersebut.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Roberto Di Matteo kembali ke Chelsea! Namun, mantan manajer yang mengantar The Blues meraih titel Liga Champions pada 2012 silam ini datang sebagai lawan. Schalke yang ia besut akan menjamu Chelsea di Veltins-Arena, Rabu (26/11) dini hari WIB dalam partai lanjutan Grup G Liga Champions.

Pria asal Italia jelas menjadi salah satu sosok yang dicintai publik Stamford Bridge. Setelah menghabiskan enam tahun berkarier di Chelsea sebagai pemain, Di Matteo menapaki kursi manajerial dengan menjadi asisten Andre Villas-Boas pada 2011. Dan ketika AVB dipecat pada Maret 2012, Di Matteo ditunjuk sebagai caretaker dan sukses mengantarkan Chelsea menjadi raja Eropa plus tambahan gelar Piala FA.

Sayang, setelah diangkat permanen menjadi manajer klub, ia dipecat pada November tahun itu juga setelah start yang buruk di musim 2012/13. Pemecatan ini dikritik banyak pihak karena dianggap prematur. Setelah beristirahat selama dua tahun dari dunia sepakbola, ia kembali berkiprah pada bulan lalu dengan menggantikan posisi Jens Keller di Schalke.

Tengah pekan ini, Di Matteo berkesempatan untuk menghadapi mantan klubnya, namun ia menegaskan tidak ada perasaan sakit hati dengan klub asal London itu.

"Saya tidak punya perasaan sentimen balas dendam atau sejenisnya. Saya menikmati waktu selama di Chelsea. Mereka memiliki tim yang sangat kuat dan tidak ada yang bisa mengalahkan mereka di Liga Primer. Saya berharap mereka tidak dalam ketajaman terbaik di laga ini ini," ujarnya.

Di Matteo sejauh ini mampu memperbaiki performa Die Knappen dengan sanggup meraup empat kemenangan dari tujuh laga yang telah dijalaninya, termasuk ketika menghantam Wolfsburg 3-2 yang sekaligus mengakhiri enam kemenangan beruntun milik lawannya itu.

Sementara itu, terkait prospek Di Matteo yang berpotensi merusak rencana Chelsea untuk lolos dari fase grup, Jose Mourinho berujar, “Ini bukan tentang laga tentang saya versus Di Matteo”. Ia pun menantang anak asuhnya untuk bisa secepatnya lolos di laga ini.

"Kami memiliki begitu banyak pertandingan pada Desember, jadi lebih baik kami segera lolos dan menghindari tekanan. Masuk ke Liga Europa akan sangat buruk karena tim ini pantas mendapat tempat yang lebih baik dengan berkompetisi di level terbaik melawan tim-tim terbaik," tuturnya.

The Blues kini memuncaki klasemen sementara Grup G dengan mengumpulkan delapan poin, unggul tiga angka dari Schalke di bawahnya. Artinya, selain kemenangan, Chelsea minimal butuh hasil seri 2-2 agar bisa menembus babak 16 besar kompetisi ini.

Chelsea boleh optimistis memenangi laga ini, sebab di fase yang sama di musim lalu, mereka mampu mengalahkan Schalke kandang-tandang dengan skor identik 3-0. Namun mereka tak ingin kesalahan di matchday 1 pada September lalu terulang lagi ketika gol Klaas-Jan Huntelaar memaksakan skor 1-1 di Stamford Bridge.

Terlebih, Chelsea tidak mengalami masalah cedera separah Schalke yang harus kehilangan banyak pemain intinya. Pengatur serangan Julian Draxler masih absen akibat cedera hamstring parah dan diperkirakan baru akan kembali selepas Tahun Baru. Cedera juga membuat Jefferson Farfan dan Sead Kolasinac absen. Sementara pemain lain seperti Leon Goretzka dan Sidney Sam diragukan tampil.

Prediksi Goal Indonesia: Schalke 0-1 Chelsea

addCustomPlayer('8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', '', '', 620, 540, 'perf8zsoo3iz1ey11dxuuxg1dkcox', 'eplayer4', {age:1407083239229});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics