PREVIEW Liga Primer Inggris: Arsenal - Swansea City

Meski gelar juara sudah dipastikan di pihak Chelsea, Arsene Wenger terus berjuang keras menutup musim menawan Arsenal di posisi kedua.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Gelar juara memang sudah ditentukan, tapi Arsene Wenger bakal menjadikan laga kontra Swansea City ini sebagai pembuktian bagi Arsenal jika mereka memiliki segala syarat untuk mejadi juara musim depan.

Wenger bertekad menutup musim dengan catatan kandang nan menawan. The Gunners sendiri masih dalam persaingan merebut posisi runner-up bersama Manchester City setelah sempat berhitung untung-untungan bisa menyalip Chelsea, yang telah memastikan juara pada awal Mei ini.

Skuat Wenger memiliki catatan sepuluh laga tak terkalahkan di liga - memenangkan sembilan laga dari rentetan itu - dan kembali mengincar raihan tripoin berikutnya di laga ini.

"Kami merasa kami telah membuat progres dari segi konsistensi, kualitas dan stabilitas kami," ujar Wenger di laman resmi klub.

"Itulah yang ingin kami lanjutkan, dan saya yakin menyelesaikan musim sedekat mungkin dengan Chelsea adalah penting dan menutup musim dengan membayangkan, kami siap untuk bersaing juara musim depan."

"Sulit memang diketahui seberapa kuat setiap tim pada musim depan, akan tetapi Anda juga mendapatkan kepercayaan diri Anda dari apa yang Anda capai tahun sebelumnya dan bagaimana Anda melangkah ke depan. Itulah kenapa bakalan penting untuk tetap konsisten sampai akhir musim."

Swansea akan menyambut laga ini dengan kembalinya striker Bafetimbi Gomis setelah sebulan absen akibat problem hamstring dan striker Prancis ini bisa menjajal servis manja dari Gylfi Sigurdsson, yang tengah in-form dan telah mengoleksi sepuluh assist di EPL musim ini.

"Selalu senang mendapati diri ini mencapai dua digit angka untuk statistik apa pun, sepuluh assist sunguh menyenangkan. Ketika saya muda, saya lebih bangga dalam hal mencetak gol, tapi semakin dewasa, saya bisa mengapresiasi cara menciptakan gol."

"Musim ini saya memiliki striker-striker berkualitas di diri Wilfried Bony dan Bafetimbi Gomis yang berada di depan saya, sementara kami memiliki pemain seperti Wayne Routledge, Nathan Dyer dan Jeff Montero yang main melebar, dan Jonjo Shelvey dan Ki Sung-Yueng juga berada di sekitar saya, jadi ini semua membuat lebih muda untuk mengkreasi gol bagi pemain-pemain seperti mereka."

"Mereka mendapatkan ruang dan ini semua tentang menemukan mereka, dan berharap mereka menyelesaikan setiap peluang. Jika mereka tidak mencetak gol, maka saya tidak mencatatkan assist, jadi saya bersyukur pada mereka yang sanggup mencipta gol."

Sigurdsson dan Gomis jadi perhatian ketika Swansea bangkit untuk mengalahkan Arsenal pada perjumpaan sebelumnya di November dan klub Wales ini memiliki rekor mentereng di Emirates Stadium - hanya kalah sekali di sana di ajang liga sejak berhasil promosi di kasta teratas pada 2011 silam.

Kunjungan terakhir ke London Utara pada musim lalu berakhir imbang 2-2, dengan Mathieu Flamini mencetak gol bunuh diri di pengujung pertandingan.

Gomis kembali tepat waktu bagi Swansea, dengan Nelson Oliveira diyakini absen hingga musim ini rampung lantaran cedera engkel, sementara Arsenal akan bermain tanpa Danny Welbeck [lutut], Alex Oxlade-Chamberlain [paha] dan Mathieu Debuchy [hamstring].

Sedang Aaron Ramsey masih dalam pertimbangan "50-50" untuk tampil karena cedera pada kakinya.

activate javascriptactivate javascriptactivate javascript

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.