PREVIEW Liga Primer Inggris: Hull City - Arsenal

Kegemilangan Hull City dalam beberapa laga terakhir, dalam usaha menghindari degradasi, bakalan mendapatkan ujian mahaberat kontra Arsenal.

Steve Bruce menyadari betul kebangkitan Hull City belakangan ini baru akan mendapatkan ujian sesungguhnya ketika bentrok dengan Arsenal, yang sedang berapi-api, Senin malam ini. Hull menyambut laga ini dengan dua kemenangan beruntun di Liga Primer Inggris saat berhasil menundukkan Crystal Palace dan Liverpool, raihan tripoin yang memberi perubahan signifikan pada laju klub yang tengah berusaha menjauhi zona degradasi.

Akan tetapi rentetan gemilang anak-anak Hull diyakini akan mendapatkan hadangan berarti dari pasukan Arsene Wenger, seorang manajer yang sangat dikagumi Bruce. bagaimana pun Wenger tetap terbilang salah satu pelatih sukses di Arsenal, meski beberapa fans mendesak untuk segera menggantinya.

Menyikapi ini, Bruce merasa tercengang kalau sampai Wenger dilengserkan dari kursi pelatih kepala The Gunners. "Saya kira ini telah menjadi masalah utama bagi pelatih-pelatih di Inggris. Perkenalkan Arsene Wenger," buka Bruce kepada reporter. "17 sampai 18 tahun sungguh luar biasa, dia punya pengaruh di lapangan.

Tim empat besar dalam waktu yang panjang, tiga gelar Liga Primer, Piala FA, kini masuk final lagi, akan tetapi masih ada saja orang-orang yang mempertanyakan dia." Dua kemenangan Hull sebelumnya sejatinya telah membuka gap empat poin antara mereka dan tiga penghuni terbawah tabel EPL, akan tetapi kemenangan yang diperoleh Sunderland dan Leicester City di pekan ke-35 membuat jarak The Tigers dengan zona neraka kini kembali jadi satu poin.

Dengan Hull dinanti Tottenham dan Manchester United selepas laga Arsenal, bayang-bayang degradasi sebetulnya belumlah bisa lepas begitu saja. Sementara Arsenal terus berjuang mematenkan posisi kedua, upaya mengambil angka sempurna dalam lawatannya ke markas Hull setelah bermain imbang 0-0 dengan rival London-nya Chelsea sudah pasti dicanangkan.

The Gunners sendiri akan memainkan laga ini dengan situais tak terkalahkan dalam sembilan laga berturut-turut. Sudah sepuluh tahun lamanya anak-anak Wenger tak pernah lagi mengakhiri musim setinggi posisi kedua, dengan edisi 2004/05 adalah musim terakhir Arsenal finis sebagai runner-up. Arsenal memiliki sedikit masalah di barisan pemain pentingnya. Mathieu Debuchy [hamstring] tampaknya menjadi satu-satunya pemain yang besar kemungkinannya absen.

Sementara Alex Oxlade-Chamberlain [pangkal paha] bisa mengisi bangku cadangan. Di pihak Hull, beberapa nama yang diragukan kebugarannya adalah Mohamed Diame [lutut], Andrew Robertson [engkel], Nikica Jelavic [lutut] dan Curtis Davies [paha].