PREVIEW Liga Primer Inggris: Stoke City - Chelsea

Di saat Manchester City semakin gencar mengejar, Chelsea dihadapkan pada laga sengit di Britannia Stadium.

OLEH SANDY MARIATNA

Setelah berpekan-pekan Chelsea terlihat sulit dikejar di Liga Primer Inggris, pada pekan ke-17 ini Manchester City akhirnya mampu menyamai raupan 39 poin milik pasukan Jose Mourinho. Kendati Chelsea masih di puncak klasifika karena unggul selisih gol dan menyimpan satu pertandingan melawan tuan rumah Stoke City pada Selasa (23/12) dini hari WIB, tetap saja ini adalah pertanda kuat bahwa persaingan titel Liga Primer Inggris masih benar-benar terbuka.

Kemenangan 3-0 City atas Crystal Palace pada Sabtu (20/12) kemarin membuat posisi The Blues di singgasana klasemen semakin goyah. Manchester United pun ikut-ikutan membuntuti Chelsea dengan tinggal hanya berselisih tujuh poin usai bermain imbang 1-1 dengan Aston Villa. Mourinho sendiri mengakui bahwa City, United, dan bahkan tim peringkat empat dan lima sekalipun -- West Ham United dan Southampton -- masih ia anggap sebagai pesaing juara Chelsea musim ini.

“Tim yang berselisih kurang dari sepuluh poin [dari Chelsea] bersaing dalam titel juara,” ujarnya. Musim memang masih sangat panjang dan belum mencapai separuhnya. Apalagi periode Natal-Tahun Baru adalah jadwal yang super-sibuk. Usai melawan Stoke, Chelsea langsung dihadapkan dengan West Ham (26/12), Southampton (28/12), dan Tottenham Hotspur (2/1) di mana tiga dari empat partai ini adalah laga tandang. Satu cara sederhana agar Tim London Biru bisa tampil sempurna dalam periode sibuk ini, yakni fokus laga per laga. Terlebih, matchday ke-17 ini menghadirkan kerikil tajam bernama Stoke.

Mourinho tentu masih ingat dengan hasil pahit di musim lalu ketika mereka keok 3-2 secara menyakitkan di Britannia Stadium. “Terkadang Anda bermain baik tapi kalah, di lain waktu Anda bermain buruk tapi menang. Musim lalu, kami bermain bagus melawan Stoke, tetapi kami membuat dua kesalahan yang berakibat fatal,” ujar Mourinho. Diakuinya, Stoke memang merupakan lawan yang selalu menyulitkan, seperti saat pasukan Mark Hughes sukses menumpas Arsenal 3-2 dua pekan lalu. “Kami tahu kualitas mereka dan kami harus beradaptasi dengannya. Anda akan berada dalam masalah besar jika tidak beradaptasi menghadapi Peter Crouch dan bek-bek mereka,” tuturnya.

Chelsea praktis tidak terlalu terhalang oleh faktor cedera pemain, sebab pemain reguler mereka fit semua, termasuk sudah pulihnya Thibaut Courtois yang dalam dua partai terakhir absen karena masalah otot. Hanya pemain pelapis seperti Nathan Ake, Kurt Zouma, dan Didier Drogba yang tak bisa tampil akibat cedera. Sementara cedera menghantui kubu The Potters sebagaimana Peter Odemwingie, Victor Moses, Steve Sidwell, dan Marc Muniesa masih harus absen karena cedera. Adapun Bojan Krkic dan Stephen Ireland masih diragukan tampil.

Lima dari enam pertemuan terakhir dengan Chelsea, Stoke gagal mencetak gol. Chelsea menang sembilan kali dan hanya kalah sekali dalam 12 partai EPL terakhir dengan Stoke. Kekalahan tersebut hadir pada musim lalu di Britannia Stadium. Manajer Stoke Mark Hughes tak pernah kalah dalam empat laga kandang kontra Chelsea.

Stoke selalu kebobolan dalam sepuluh laga EPL terakhir. Ini adalah rekor tanpa cleansheet terburuk di EPL musim ini. Jose Mourinho sukses melewati 400 poin di EPL pada akhir pekan lalu dan membuatnya menjadi manajer tercepat yang menorehakan pencapaian tersebut. Mou melakukannya dalam 174 laga, 17 laga lebih cepat dari Sir Alex Ferguson. Dalam laga EPL yang dimainkan di hari Senin, Chelsea hanya kalah sekali (M11 S7 K1), sedangkan Stoke tak pernah kalah (M2 S4). Prediksi Goal Indonesia: Stoke 1-2 Chelsea.