PREVIEW Piala Emas CONCACAF 2015: Janjikan Iklim Lebih Kompetitif

Piala Emas CONCACAF 2015 yang dihelat di Amerika Serikat dan Kanada kali ini, bakal menjanjikan iklim turnamen yang lebih kompetitif.

Gairah sepakbola memang tak ada hentinya. Terbukti, ketika liburan musim panas bagi sepakbola Eropa tiba, kita masih disuguhkan deretan turnamen prestis yang sarat kualitas, di samping panasnya rumor bursa transfer. Mulai dari Piala Dunia U-20, Euro U-21, Piala Dunia Wanita 2015, hingga Copa America 2015.

Ketika keempat turnamen itu sudah berakhir, masih ada sajian menarik lainnya yang segera digelar, pada 7 hingga 26 Juli nanti. Berasal dari belahan Amerika utara dan tengah, Piala Emas CONCACAF 2015 siap dihelat. Dengan tuan rumah Amerika Serikat dan Kanada, turnamen yang sudah memasuki edisi ke-13 ini menjanjikan iklim yang lebih kompetitif.

Maklum sejak dihelat pertama kali pada 1991, hanya ada Meksiko (enam kali juara), AS (lima kali juara), dan Kanada (sekali juara) saja yang pernah mengecup manisnya Piala Emas. Kini dengan performa brilian negara-negara macam Kosta Rika, Honduras, dan Jamaika di Piala Dunia dan Copa America lalu, ancaman besar akan dominasi ketiga negara mantan juara siap dihadirkan.

Tak lupa, bintang-bintang berkelas yang sudah nyaring di telinga, macam Clint Dempsey, Jozy Altidore, Maynor Figueroa, Kenwyne Jones, Joel Capmbell, hingga Carlos Vela, bakal meningkatkan kualitas pertandingan.

Namun sesaat sebelum Anda menyambutnya, simak dahulu preview Goal Indonesia pada Piala Emas CONCACAF 2015:

  PEMBAGIAN GRUP PIALA EMAS CONCACAF 2015

GRUP A
AS

PANAMA

HAITI

HONDURAS
GRUP B
KANADA

KOSTA RIKA

 
JAMAIKA


EL SALVADOR
GRUP C  
MEKSIKO
 
GUATEMALA

TRINIDAD & TOBAGO 
 
KUBA

GRUP A

Sebagai juara bertahan dua tahun silam plus tuan rumah turnamen, Amerika Serikat jelas jadi unggulan pertama pada gelaran Piala Emas 2015 ini. Berada satu grup dengan Panama, Haiti, dan Honduras, dengan komposisi pemain dan kebesaran sejarahnya, The Yanks diprediksi bakal lolos sebagai juara grup. Terlebih mereka kini memiliki kapten baru dalam diri, Michael Bradley.

Pesaing terberat AS di grup ini adalah Honduras. Sepakbola mereka memang tengah bangkit belakangan ini, dengan selalu lolos ke Piala Dunia dalam dua edisi terakhir. Tim Asuhan Jorge Luis Pinto juga selalu melaju ke babak semi-final Piala Emas pada tiga edisi terakhir.

Sementara Haiti serta Panama, bakal memberikan perlawanan yang sengit bagi AS dan Honduras. Namun potensi lebih besar untuk lolos ada pada Haiti, lewat jalur peringkat tiga terbaik. Hal itu nampak dalam duel uji coba beberapa waktu lalu, di mana mereka sempat menahan juara dunia empat kali, Italia, dengan skor 2-2. Panama juga sejatinya tak bsa diremehkan lantaran statusnya sebagai runner-up Piala Emas 2013 silam.

Bintang Sorotan

Kiper utama Aston Villa, Brad Guzan, memiliki peluang besar untuk membuktikan kepantasannya sebagai kiper utama AS, pada Piala Emas kali ini. Hal itu terbantu dengan absennya kiper utama tim, Tim Howard, dari tugas membela negara selama setahun. Duel di fase gugur, bisa jadi ajang pamer kualitasnya.

Selain itu ada pula nama Alfredo Mejia. Gelandang muda berusia 19 tahun ini digadang-gadang jadi pemimpin masa depan timnas Honduras. Ia sudah membuktikan potensi besarnya bersama Panathinaikos musim lalu. Sementara potensi kejutan yang dimiliki Haiti akan amat terbantu dengan keberadaan Jeff Louis. Si No. 10 tampil impresif bersama Standard Liege musim lalu dan siap menularkan performa di Piala Emas.

Panama juga tentu tak bisa dilepaskan dari nama top skor sepanjang masanya, Luis Tejada. Di usianya yang sudah menginjak 33 tahun, sang legenda hidup jelas akan tampil habis-habisan pada turnamen, yang mungkin akan jadi gelaran terakhirnya di pentas internasional. 

GRUP B

Di Gurp B, Kosta Rika amat dijagokan lolos dan mematahkan dominasi AS serta Meksiko. Alasannya, apalagi jika bukan performa menakjubkan mereka di Piala Dunia 2014 lalu. Ya, Bryan Ruiz cs secara mengejutkan mampu mencapai babak perempat-final, dengan menyingkirkan tim-tim besar, macam Italia dan Inggris.

Langkah mereka di fase grup diprediksi mulus lantaran "hanya" dihadapkan pada El Salvador, Jamaika, dan tuan rumah Kanada. Tekanan besar ada pada Kanada yang sepakbolanya tengah terpuruk. Mereka kini ambruk di peringkat 109 FIFA -- terburuk di antara peserta Piala Emas 2015 -- dan tak pernah lagi bangkit sejak juara Piala Emas 2000 lalu.

Sementara Jamaika berpotensi mendampingi Kosta Rika lolos dari grup B, lewat status runner-up. Performa mereka di Copa America 2015 lalu jadi gambaran besarnya. Meski selalu kalah dan jadi juru kunci babak fase grup, negeri asal Bob Marley itu hanya kalah tipis 1-0 dari Uruguay, Paraguay, dan yang paling luar biasa, Argentina.

El Salvador? Sepertinya mereka hanya akan berkutat di peringkat tiga dan empat dengan Kanada, satu-satunya tim yang peringkat FIFA-nya ada di bawah mereka.  

Bintang Sorotan

Striker milik Arsenal, Joel Campbell, diharapkan kembali tampil super layaknya di Piala Dunia 2014 lalu. Ia harus membuktikan kualitas sejatinya, lantaran musim lalu kembali disiasiakan oleh The Gunners, dengan membusuk di bangku cadangan.

Sementara Jamaika bakal mengandalkan ketajaman Darren Mattocks. Pengukir 24 caps ini sudah mencetak delapan gol untuk timnas dan dituntut membayar kemandulannya di Copa America 2015 lalu. Dirinya gagal memaksimalkan setidaknya empat kans emas di turnamen milik Amerika Selatan tersebut.

Publik tuan rumah, Kanada, tentu akan menggantungkan harapan pada kepemimpinan sang kapten, Julian de Guzman. Jenderal lini tengah itu diharapkan bisa membenahi mental rekan-rekannya yang kerap tampil buruk dengan jersey timnas. El Salvador sendiri bakal menggantungkan harapannya pada Rafael Burgos, striker tajam asal klub Norwegia, Fredrikstad.

GRUP C

Pada Grup C, raja turnamen, Meksiko, akan sangat disorot penampilannya pada Piala Emas kali ini. Tim asuhan Miguel Herrera tengah menurun prestasinya sejak gelaran Piala Emas 2013 lalu. Gagal melaju ke final untuk kali pertama dalam empat edisi terakhir di ajang tersebut, El Tricolores melanjutkannya dengan nyaris tak lolos ke Piala Dunia 2014, dan jadi juru kunci di Copa America 2015 lalu.

Karenanya publik Meksiko dan federasi berharap, Piala Emas 2015 ini jadi tonggak kebangkitan Andres Guardado cs. Kabar gembiranya adalah mereka bisa lolos dengan mudah, karena satu grup dengan Guatemala, Trinidad & Tobago, dan Kuba. Ketiga negara itu tak pernah lolos ke Piala Dunia atau masuk semi-final Piala Emas, dalam kurun 11 tahun terakhir.

Potensi ancaman paling besar hadir pada Trinidad & Tobago. Tim asuhan Stephen Hart ini menang delapan kali dari 14 laga terakhirnya, jelang gelaran Piala Emas di AS dan Kanada. Sementara Guatemala dan Kuba, nampaknya lebih akan bertarung dalam perebutan posisi peringkat tiga terbaik.

Bintang Sorotan

Tanpa diperkuat Javier "Chicharito" Hernandez lantaran cedera, Meksiko mendapat kabar gembira dari kesediaan Carlos Vela untuk kembali membela timnas, setelah absen selama dua tahun. Penyerang andalan Real Sociedad itu tentu sudah tak sabar menambah koleksi 11 gol-nya bagi El Sombrero.

Trinidad & Tobago sendiri masih bertumpu pada ujung tombak sekaligus kaptennya, Kenwyne Jones. Pemain berusia 30 tahun itu tampil ciamik musim lalu, untuk membawa Bournemouth lolos ke Liga Primer Inggris musim depan. Dirinya juga amat berpengalaman di Piala Emas, karena sudah mengikuti enam edisi.

Di pihak Guatemala, nama Rafael Morales layak dikedepankan. Bek andalan Deportivo Saprissa ini baru saja membawa klubnya itu kembali berjaya di Liga Primer Kosta Rika. Sementara Kuba, akan bergantung pada pada teknik tinggi Yaikel Perez. Dirinya merupakan satu dari dua pemain di skuat inti Piala Emas, yang tak berkarier di liga lokal.

Get Adobe Flash player
Topics