PREVIEW Serie A Italia: SPAL - Juventus

SPAL bisa jadi kerikil tajam buat Juventus, karena tengah dalam tren positif untuk berjuang lepas dari jeratan degradasi.


OLEH    AHMAD REZA HIKMATYAR       Ikuti @rezahikmatyar di twitter


Duel yang terbilang ringan bakal dilakoni Juventus kala bertandang ke markas SPAL di Stadio Paolo Mazza, dalam lanjutan Serie A Italia giornata 29, Minggu (18/3) dini hari WIB.

Tiga poin berarti krusial untuk Juve, guna menjaga status Capolista dengan jarak empat poin dari Napoli sebagai pesaing terdekat. Namun SPAL tak boleh dipandang remeh, karena berpotensi jadi kerikil tajam.

Berkutat di zona degradasi sepanjang musim, SPAL menunjukkan tanda-tanda kebangkitan belakangan ini. I Biancoazzurri memetik tujuh poin dari tiga giornata terakhir, yang membuatnya duduk sejajar dengan Sassuolo di tepi zona degradasi. 

Daniele Rugani Juventus

Rugani harus terus buktikan kapasitas

SIMAK JUGA: Jadwal Televisi Laga SPAL Kontra Juventus

Selain itu pelatih Juve, Massimiliano Allegri, juga mewaspadai magis SPAL ketika bermain di Paolo Mazza. Mirko Antenucci cs tak pernah kalah dalam sepuluh partai kandang terakhirnya.

"SPAL sedang dalam performa terbaiknya. Mereka juga akan bermain di kandang, tempat di mana mereka tak terkalahkan dalam sepuluh partai terakhirnya. Kami harus fokus dan tak boleh membuat kesalahan karena sudah memasuki periode krusial musim ini. Kami tidak boleh tidak menang atas SPAL," serunya, seperti dikutip Goal Italia.

Meski begitu rotasi pemain dikonfirmasi Allegri akan tetap dilakukan, guna menjaga kebugaran skuatnya yang selalu bermain tiga hari sekali sejak akhir Februari lalu. Momen ini otomatis jadi ajang pembuktian lain buat para pelapis.

Salah satunya sang bek, Daniele Rugani. Digadang-gadang sebagai bek masa terbaik Italia di masa depan, pemain 24 tahun itu tak kunjung menembus starting XI Juve di musim ketiganya. Walau begitu performanya terus menanjak dari musim ke musim.

Musim ini Rugani tak pernah mengecewakan setiap kali diturunkan, sebagaimana Juve yang cuma kebobolan sepuluh kali dari 18 penampilannya di Serie A. Jika terus konsisten dengan impak positifnya, bukan tak mungkin eks Empoli ini bakal menggeser Medhi Benatia yang performanya belakangan menurun.

Perlawanan ketat bakal diberikan SPAL, tapi bagaimanapun Juve sebagai Capolista dan pemenang Scudetto enam musim terakhir masih terlampau kuat untuk mereka.

Prakiraan Formasi:

SPAL (3-5-2): Meret; Viceri, Felipe, Cionek; Lazzari, Schiattarella, Grassi, Kurtic, Costa; Antenucci, Paloschi.

Juventus (4-3-3): Buffon; Lichtsteiner, Rugani, Barzagli, Sandro; Marchisio, Pjanic, Matuidi; Dybala, Higuain, Costa.

Prediksi Goal Indonesia: SPAL 0-2 Juventus

TAHUKAH ANDA

  • Sepanjang sejarah Serie A, SPAL cuma menang sekali ata Juve dalam 33 pertemuan (21 kalah, 11 imbang).

  • Juve sudah mencatat sembilan clean sheets beruntun di Serie A. Rekor terbaik dalam sejarah adalah sepuluh kali, yang juga dilakukan I Bianconeri pada musim 2015/16.

  • Juve paling sedikit menderita tembakan tepat sasaran di Serie A musim ini (60 kali). Mereka juga torehkan clean sheets terbanyak (19 kali).

  • Bomber senior SPAL, Floccari, mencetak dua gol perdananya di Serie A, ke jala Juve. Itu terjadi pada Februari 2006 silam.

  • Bomber Juve, Higuain, mencetak enam gol dari tujuh tembakan tepat sasaran terakhirnya di Serie A.

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Pertama Di Asia Pasifik, Peluncuran Jersey Persib Bandung Ditayangkan Langsung Twitter
2. Sebastian Mila: Saya Pakai Hijau, Egy Maulana Vikri Putih
3. Kapan Undian Perempat-Final Liga Champions Dilakukan?
4. Dikalahkan Sevilla, Jose Mourinho Sangat Layak Disalahkan
5. Bobby Satria Merasa Tak Butuh Waktu Lama Untuk Adaptasi Di Persib Bandung
Topics