PREVIEW Serie A Italia: Cagliari - Juventus

Setelah mendapuk hasil seri kontra Sampdoria, Juventus diwajibkan menang di kandang Cagliari jika tak ingin AS Roma menelikung singgasana klasemen.

OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter

Alarm kencang berbunyi tatkala Juventus hanya bisa meraih hasil imbang 1-1 melawan Sampdoria, Minggu (14/12) petang WIB. Hal itu terjadi karena sang pesaing terdekat, AS Roma, sukses unggul 1-0 atas Genoa hingga hanya terpaut satu poin saja dari Juve yang berada di puncak klasemen.

Selain itu, hasil imbang tersebut juga mengapungkan pertanyaan akan kondisi skuat Si Nyonya Tua. Usai meraih lima kemenangan beruntun, Juve secara mengejutkan hanya mendapuk seri dalam tiga partai terakhirnya.

Dugaan pun mengemuka jika Paul Pogba cs mengalami kelelahan, menilik jadwal padat Desember. Namun hal itu langsung dibantah sang pelatih, Massimiliano Allegri. Ia menegaskan jika Juve sama sekali tak mendapati masalah kebugaran.

“Hal tersebut tidak benar bahwa Juve kini mengalami kelelahan. Pekan lalu [ketika bermain imbang 1-1 kontra Sampdoria], kami memainkan salah satu laga terbaik, terutama dalam aspek fisik. Kami membuat kesalahan secara teknis dan terlalu berhati-hati di 20 menit terakhir sehingga membuat kami terlihat kelelahan," jelas Allegri dalam jumpa pers jelang laga kontra Cagliari, yang akan digelar pada Jumat (19/12) dini hari WIB.
“Terlepas dari itu, saya tegaskan bahwa performa fisik tim berada dalam kondisi top. Cagliari akan bermain terbuka dan akan berusaha mencetak gol. Ini akan menjadi pertandingan yang bagus,” tambahnya.

Karenanya kemenangan atas Cagliari di giornata 16 Serie A Italia nanti, jelas tak boleh luput. Terlebih menilik komposisi skuat Juve yang perlahan makin lengkap.

Kembalinya Andrea Bazagli ke dalam skuat menambah opsi di lini belakang Juve. Sementara Andrea Pirlo yang diparkir pekan lalu, wajib kembali dimainkan untuk menambah variasi serangan lancaran I Bianconeri. Duet sehati Carlos Tevez dan Fernando Llorente di lini depan, juga tak boleh dirombak dalam partai segenting ini.
Pirlo buat Juventus kaya akan kreativitas

Sementara Cagliari kini tengah memasuki momen yang suram. Isolani secara mengenaskan gagal menang dalam lima partai terakhir, kendati sempat membantai FC Internazionale 4-1 di awal musim. Imbasnya, posisi Albin Ekdal cs terus melorot hingga kini terjerambab di posisi 18 klasemen sementara, atau pos pertama di zona degradasi.

Petaka Cagliari kemungkinan besar kembali berlanjut, karena dini hari nanti harus menjamu Juve. Rekor dalam lima laga terakhir juga miris, mereka harus menelan empat kekalahan dan satu hasil seri saja. Kemenangan terakhir atas La Vecchia Omcidi sendiri terjadi di Sant'Elia, di musim 2009/10, saat mereka masih diasuh pelatih tim lawan kini, Allegri.

Inferior nyaris di segala sisi, sang pelatih, Zdenek Zeman, tetap optimistis menyambut duel berat ini. "Kami paham Juventus kalah sangat sedikit dalam dua tahun terakhir. Namun itu bukan berarti segalanya. Kami akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan hasil terbaik," pungkas nakhoda yang sempat mengaku sebagai Juventini tersebut.

Filosofi Zemanlandia bakal tetap diusung, sekalipun lawannya Juventus. Namun performa terkini serta jurang kualitas yang membedakan kedua tim, membuat La Vecchia Signora layak diunggulkan dalam laga dini hari nanti.

Prediksi Goal Indonesia: Cagliari 0-2 Juventus
Update: Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, membantah jika timnya kelelahan, menyusul hasil seri dalam tiga partai terakhir.

addCustomPlayer('9fm60lum4qv91hkstwhf7tpnj', '', '', 620, 540, 'perf9fm60lum4qv91hkstwhf7tpnj', 'eplayer4', {age:1407083335882});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics