PREVIEW Serie A Italia: AS Roma - Juventus

Target tiga poin harus diusung Roma ketika menjamu Juventus. Seri atau kalah, maka perburuan scudetto bisa dikatakan sudah usai.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Seandainya peringkat satu dan dua Serie A Italia, Juventus dan AS Roma, tidak terpisahkan jarak sembilan poin, maka bentrok kedua tim di Olimpico pada Senin (2/3) malam waktu Italia atau Selasa (3/3) dini hari WIB bakal menjadi laga terbesar di Italia musim ini.

Sayang, inkonsistensi performa Roma sejak pergantian tahun membuat grande partita ini sedikit kehilangan geregetnya. Dalam delapan laga Serie A terakhir, Roma memang tidak terkalahkan, namun mereka hanya dua kali mendulang poin penuh, sisanya berakhir dengan hasil seri.

Rentetan hasil tak memuaskan itu menjadi alarm peringatan bagi para serigala ibu kota. Kembali meraih hasil seri atau kalah sama saja dengan mempersilakan Juve berlari sendirian sebagai capolista dan tinggal menunggu waktu bagi mereka untuk meraih scudetto keempatnya secara beruntun.

Kalah bukan hanya berarti lambaian bendera putih kepada Juventus, melainkan juga membuka pintu bagi peringkat ketiga Napoli, yang hanya berselisih tiga poin di bawahnya, untuk menggeser Roma sebagai runner-up.

Walau begitu, seluruh penggawa Roma saat ini sedang dilanda optimisme tinggi setelah memastikan kelolosan ke babak 16 besar Liga Europa dengan menyingkirkan Feyenoord. Pelatih Rudi Garcia yakin bahwa kemenangan agregat 3-2 tersebut itu memperbesar kans Roma untuk menekuk Juve.

“Kemenangan di Rotterdam bisa menjadi titik balik kami di musim ini. Kami memiliki dua hari lebih sedikit ketimbang Juve untuk bersiap menghadapi laga besok, tetapi saya tetap percaya diri. Laga melawan Juventus ini adalah sebuah laga yang harus kami menangkan,” tegasnya.

Daniele De Rossi pun kompak seperti pelatihnya. "Kami tertidur selama satu bulan. Tetapi kami siap bangun dengan mengalahkan Juventus dan kembali ke persaingan scudetto," seru sang gelandang seperti dikutip dari Sky Sports Italia.

Apalagi, Roma juga tidak mungkin menyembunyukan ambisi balas dendam kepada Juventus setelah takluk 3-2 secara kontroversial dalam pertemuan perdana di Turin. Hal non-teknis semacam ini kiranya bisa menjadi motivasi positif untuk memangkas jarak dengan sang rival menjadi enam poin.

Namun, Roma sedikit disulitkan dengan masih banyaknya pemain yang dililit cedera jangka panjang seperti Maicon, Kevin Strootman, Leandro Castan, Juan Iturbe, Victor Ibarbo, dan Federico Balzaretti. Sementara Juventus masih tak bisa diperkuat sang metronom Andrea Pirlo akibat cedera betis.

Kemenangan kontra Feyenoord di Liga Europa bisa dijadikan motivasi tambahan bagi Adem Ljajic dkk. ketika menjamu Juventus dalam sebuah laga yang bisa menentukan hasil akhir scudetto.

Prediksi Goal Indonesia: AS Roma 2-2 Juventus

addCustomPlayer('k7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', '', '', 620, 540, 'perfk7utgr4os0yd1grp4y3npwrlj', 'eplayer4', {age:1407083307651});

Topics