PREVIEW Uji Coba Internasional: Indonesia - Yaman

Tak hanya mengincar kemenangan, Tim Garuda juga menargetkan tiga hal lain ketika menghadapi tamunya dari Timur Tengah ini.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Sebelum laga uji coba sarat gengsi melawan Malaysia di Sidoarjo pada Minggu (14/9) mendatang, timnas senior Indonesia akan terlebih dulu kedatangan tamu tak kalah tangguh lainnya, Yaman, yang akan dihadapi pasukan Alfred Riedl pada Selasa (9/9) petang besok di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Meski bertajuk persahabatan, laga melawan tim asal Timur Tengah ini tak boleh dilewatkan begitu saja oleh Firman Utina dan kawan-kawan mengingat Piala AFF 2014 yang akan dihelat pada November sudah semakin dekat.

Seperti yang dijelaskan asisten pelatih Wolfgang Pikal, timnas tidak hanya mengincar kemenangan kontra Yaman tetapi juga menargetkan tiga hal lain: mengidentifikasi para pemain yang akan digunakan untuk Piala AFF, meningkatkan kerjasama tim, dan juga menetapkan filosofi sepakbola Alfred Riedl.

Filosofi ala Riedl yang dimaksud adalah menyerang dari sektor sayap, memiliki transisi ofensif dan defensif yang cepat, dan juga detail taktik lain yang disesuaikan dengan karakteristik lawan. Dalam dua hari sesi latihan yang digelar pada Minggu (7/9) dan Senin (8/9), Indonesia terlihat terus berupaya memantapkan filosofi permainan tersebut.

“Untuk persiapan, kami memang punya waktu pelatnas selama dua hari. Tapi kami main bola untuk menang. Besok kami main di kandang sendiri, jadi kami akan berusaha sekuat tenaga untuk menang,” ujar Pikal dalam jumpa pers pada Senin (8/9).

Dari 24 pemain yang dipanggil untuk melawan Yaman dan Malaysia, Indonesia masih belum bisa diperkuat beberapa pemain kunci karena berbagai alasan. Duo Persipura Jayapura, Imanuel Wanggai dan Boaz Solossa, adalah contohnya. “Coach Alfred membebaskan mereka tampil di Piala AFC sekaligus untuk membawa nama Indonesia,” tutur Pikal.

Victor Igbonefo, Jufriyanto, Manahati Lestusen, dan Ferdinand Sinaga juga tidak bisa tampil karena bergabung dengan timnas U-23 yang akan bertanding di Asian Games. Greg Nwokolo, Segio van Dijk, dan M Ridwan juga belum bisa dipanggil karena alasan pribadi. Sementara itu, bek Ricardo Salampessy dan kiper Dian Agus Prasetyo, berturut-turut menderita cedera lutut dan bahu sehingga keduanya akan digantikan oleh Dedi Gusmawan dan Shahar Ginanjar.

Dengan demikian, para pemain seperti Irfan Bachdim, Cristian Gonzales, Hamka Hamzah, kemungkinan akan diturunkan oleh Riedl sejak menit pertama. “Kita besok melawan Yaman dan untuk AFF akan gunakan formasi 4-2-3-1 atau 4-4-1-1,” jelas Pikal.

Yaman sendiri memang beperingkat FIFA lebih rendah ketimbang Indonesia – per Agustus 2014 Indonesia di ranking 153, sementara Yaman ranking 184. Catatan pertemuan kedua tim juga menunjukkan, Indonesia lebih unggul ketimbang Yaman dengan mampu menang sekali dan imbang sekali. Ini membuat Miroslav Soukup, pelatih Yaman, menilai Indonesia lebih berpeluang menang di laga ini.

“Saya melihat mereka memiliki kiper cukup tangguh dan juga dua striker yang sangat berbahaya. Saya juga menilai Indonesia jago kandang. Indonesia favorit untuk pertandingan besok. Tapi kami sudah mempersiapkan strategi untuk menghadapi mereka,” ujar Soukup yang juga sedang mempersiapkan Yaman untuk menghadapi Gulf Cup 2014 pada November mendatang.

Prediksi Susunan Pemain:

Indonesia: Kurnia Meiga; Tony Sucipto, Hamka Hamzah, M Roby, Zulkifli Syukur; Ahmad Bustomi, Raphael Maitimo; Firman Utina, Irfan Bachdim, Zulham Zamrun; Cristian Gonzales.

Yaman: Salem S; Nezar R, M Fuad, Ahmed Sadeq, M Al Sarori-Akram; Al Worafi, M Bosqshan; Nateeq H, Ahmed Al Hifi, Sadam Hussein; Ahmad Qaid.

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.