PREVIEW Uji Coba Internasional: Serbia - Prancis

Prancis terus mengasah skuat terbaik mereka dengan tidak adanya agenda laga kompetitif hingga Euro 2016 bergulir.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Laskar Didier Deschamps akan melanjutkan kegemilangan mereka ketika Prancis berhadapan dengan Serbia di sebuah laga uji coba pada Minggu ini.

Les Bleus tampil impresif di Piala Dunia 2014 hingga menapaki babak perempat-final dan melanjutkan bentuk terbaik mereka itu dengan mengalahkan Spanyol dalam duel persahabatan pada Kamis lalu berkat sebiji gol dari Loic Remy.

Kemenangan itu, bersama dengan raihan masif 5-2 kontra Swiss di Piala Dunia Brasil, menjadi salah satu hasil terbaik Prancis belakangan ini.

Namun, Deschamps ingin memastikan timnya tidak kaku dengan tidak adanya agenda laga kompetitif hingga pekan pembuka Euro 2016 yang akan dilalui dua tahun lagi.

Kemenangan atas Spanyol mungkin hanya sebatas laga persahabatan, tapi Deschamps ingin para pemainnya mengambil pelajaran penting dari torehan positif itu, sebab Les Bleus akan melangsungkan sebuah kompetisi prestisius di kandang sendiri untuk pertama kali sejak periode emas mereka pada Piala Dunia 1998.

"Euro 2016 masih jauh, tapi kami tak pernah bisa mengalahkan Spanyol dalam delapan tahun," ujar Deschamps.

"Ini harus memberi kami kepercayaan diri yang lebih tinggi," tambahnya.

Moril Prancis yang sedang tinggi menjadi saat yang tepat bagi mereka untuk menjajal Serbia yang berada dalam kendali era baru di tangan Dick Advocaat.

Mantan bos Belanda ini mengambil jabatan pelatih kepala pada Juli lalu, menggantikan Sinisa Mihajlovic, yang resign menyusul gagal lolos ke Piala Dunia 2014 lalu.

Meski begitu, mereka tetap memiliki skuat yang berada pada level top Eropa. Sebut saja Branislav Ivanovic, bek Chelsea, defender Manchester City Aleksandar Kolarov dan playmaker Roma Adem Ljajic, mereka semua akan ambil bagian pada laga Minggu ini.

Kunjungan Prancis ke Belgrade akan menjadi ajang untuk mengasah kematangan form mereka menjelang laga pembukaan kualifikasi Euro 2016.

Advocaat sendiri hanya memiliki waktu yang singkat untuk mempelajari lebih dalam tim barunya ini. Laga-laga uji coba lainnya bisa menjadi satu langkah bagus bagi Advocaat untuk mempersiapkan para pemainnya berlaga di level kompetitif di bawah kepemimpinannya.

"Ini tidak ideal jika beberapa dari 11 pemain inti saya tidak menjadi starter di klub mereka dan saya akan senang melakoni satu laga uji coba lainnya untuk menilai skuat," tegas Advocaat.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics