Profil Klub Indonesia Super League 2015: Pusamania Borneo FC

Sebagai klub promosi, tim Pesut Etam tak mau hanya jadi pemanis di ISL 2015.

LIPUTAN DONNY FAHROCHI DARI SAMARINDA
Berstatus sebagai satu-satunya klub yang promosi ke Indonesia Super League (ISL) 2015, Pusamania Borneo FC (PBFC) tak mau hanya sekadar menjadi pemanis kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu. Persiapan pun sudah dilakukan dengan matang, termasuk mendatangkan para pemain berpengalaman di kancah sepakbola nasional.
Sebut saja Oktovianus Maniani, Hamka Hamzah, Egi Melgiansyah, Zulvin Zamrun, Saktiawan Sinaga, sampai dengan duet gelandang asing Srdjan Lopicic dan Erick Weeks Lewis. Pun demikian dengan para pemain muda berpengalaman seperti Achmad Hisyam Tole, Hendra Susilo, dan Terens Owang Puhiri.
Bukan hanya itu, di jajaran kepelatihan dan manajemen juga dilakukan perombakan guna meningkatkan kualitas yang sudah ada. Tommy Ermanto Pasemah yang sebelumnya menjabat manajer, didapuk menjadi general manager. Dandri Dauri yang sebelumnya asisten manajer, kali ini dipercaya menjadi manajer.
Di tim kepelatihan PBFC melakukan perubahan signifikan dengan melepas pelatih kepala Iwan Setiawan yang mengantarkan PBFC menjadi juara Divisi Utama 2014, dan merekrut Arcan Iurie. Asisten pelatih pun diganti. Sebelumnya jabatan tersebut dipegang Nus Yadera dan Asari, sementara saat ini digenggam Marwal Iskandar dan Fernando Soler, serta hanya mempertahankan Arief Yanto sebagai pelatih kiper.
"Yang jelas kami tidak ingin numpang lewat saja, Divisi Utama memberi banyak pelajaran bagi eksistensi kami. Jadi kami ingin bisa mendapatkan tempat terhormat di ISL musim ini," ucap Nabil Husein, Presiden klub PBFC.
Mengusung semangat baru sebagai klub yang berasal dari suporter, PBFC menjadi madu manis bagi para sponsor. Mempertahankan Suzuki, Bank Kaltim, dan Pocari Sweat, klub yang bervisi Asia ini berhasil meyakinkan Air Asia dan Kratingdaeng untuk bergabung di jersey mereka yang menggunakan apparel Indonesia, Salvo.

Arcan Iurie bukanlah nama baru di kancah sepakbola nasional. Beberapa klub besar pernah ditukangi pelatih asal Moldova ini seperti Persija Jakarta, Persib Bandung, Persita Tangerang, Persik Kediri, hingga terakhir Persepam Madura Utama.
Menyandang lisensi pelatih UEFA Pro, Iurie bertekad memberikan yang terbagi bagi tim Pesut Etam.
"Saya datang ke sini [Samarinda] tentu dengan banyak rencana. bersama Marwal [Iskandar] dan [Fernando] Soler dan Arief Yanto kami akan bekerja keras memenuhi target yang diminta manajemen kepada kami. Jelas kami akan 100 persen untuk tim ini," ucapnya.
Di sisi lain, pelatih yang menjadi muallaf pada 2008 menikahi wanita Indonesia di tahun yang sama ini, kini menjadi pribadi yang religius. Di mana banyak filosofi Islam yang ia sisipkan dalam setiap briefing yang ia berikan. Hal itu diakui oleh manajer tim, Dandri Dauri.
"Ia pelatih yang sangat terhormat, ia melatih timnya dengan keras ala Eropa Timur. Tapi di lain sisi ia bisa melakukan pendekatan yang baik kepada para pemain dengan sisi keislamannya," beber Dandri.
Bicara soal strategi, Iurie pun sudah menyiapkan beberapa skema yang akan digunakannya pada kompetisi nanti.
"Bisa saja 4-1-4-1 jadi 4-2-3-1, bisa juga pakai 4-4-2. Pilihan tiga bek sejajar juga masuk akal, tergantung siapa pemain yang paling siap dan musuh yang dihadapi," jelasnya.

Datang untuk kedua kalinya ke Samarinda, nama Lopicic sudah mendapatkan tempat di hati para Pusamania, kelompok suporter PBFC.
Memainkan peran sebagai role-player bagi skuat asuhan Arcan Iurie, ia akan bahu membahu dengan Erick Weeks Lewis yang juga beroperasi di lini tengah. Penampilannya yang impresif bersama Persela Lamongan pada musim lalu, membuatnya menjadi salah satu gelandang asing terbaik di ISL 2014.
Pemain berpaspor Montenegro ini mengaku menikmati atmosfer sepakbola di Samarinda, dan ia menjanjikan menampilkan permainan terbaik setiap ia diturunkan.
"Pasti saya ingin bermain yang terbaik karena saya dikontrak secara profesional, untuk tampilkan semua kemampuan yang saya miliki. Apalagi semua Pusamania selalu berada bersama saya bila berada di Segiri, luar biasa bisa berjuang untuk mereka," tuturnya.(gk-59)

//