PROFIL: Lazar Markovic, Anak Balkan Calon Bintang Anfield

Lazar Markovic digadang bakal jadi bintang dunia sejak masih membela Partizan Belgrade.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter

Liverpool yang baru saja melepas bintang andalan mereka Luis Suarez ke Barcelona dengan banderol senilai 75 juta poundsterlling dipastikan bakal sibuk mencari pengganti sepadan di bursa transfer musim panas ini. Satu nama yang sudah dipastikan bakal didatangkan sebagai solusi adalah winger muda kelahiran Serbia, Lazar Markovic.

Meski belum secara resmi diperkenalkan sebagai amunisi baru manajer Brendan Rodgers, namun dapat dipastikan bahwa bakat emas milik Benfica itu akan berlabuh ke Anfield. Sebagaimana sang pemain pun sudah menyatakan hal itu di laman Facebook pribadinya.

Lahir di Cacak, 2 Maret 1994, Markovic dinilai sebagai calon bintang dunia dengan kemampuan miliknya untuk mengoprek lini depan lawan. Bermodalkan tinggi hampir 180 cm sosok kurus dengan kecepatan melakukan penetrasi itu telah menjadi senjata mematikan Benfica pada satu musim ke belakang.

Sejak usia 12 tahun Markovic sudah dipinang oleh raksasa Serbia, Partizan Belgrade. Bakatnya pun diasah di akademi yang melahirkan nama-nama besar tanah Balkan seperti Stevan Jovetic dan Matija Nastasic tersebut hingga mendapatkan debut senior saat dirinya masih berusia 17 tahun, Mei 2011. Laga perdananya dia raih selama 18 menit dengan nomor punggung 50, di mana timnya mampu menang atas Sloboda Uzice dengan skor 2-1.

Musim berikutnya merupakan perjalanan yang mematangkan Markovic di karier senior, dia mendapat tempat reguler di lini serang Partizan dan membukukan gol pertamanya Agustus 2011, di mana pada musim tersebut 26 penampilannya memiliki andil membawa Partizan menjuarai Liga Serbia 2011/12. Markovic pun terpilih dalam susunan Tim Terbaik Liga Serbia di musim tersebut.

Kematangan yang dia tunjukkan di level klub dan tim nasional sejak U-17 membuatnya mendapat panggilan untuk memperkuat timnas senior pada 24 Februari 2012 untuk menghadapi Armenia dan Siprus. Dia mencetak debut tiga hari sebelum ulang tahunnya menghadapi Armenia. Dan gol internasional pertamanya lahir ke gawang Cili 14 November 2012, saat itu Serbia asuhan Sinisa Mihajlovic menekuk Cili 3-1.

Menginjak usia 18 tahun permainan Markovic mulai tercium klub-klub Eropa lain termasuk dari Liga Primer Inggris seiring penampilan Partizan di ajang Liga Europa. Namun akhirnya, Benfica sebagai raksasa Portugal lah yang datang untuk merekrutnya di musim 2013/14 dengan kontrak lima tahun di Estadio da Luz.

Di bawah kepelatihan Jorge Jesus Markovic tetap memilih nomor punggung 50, dia mencatat gol di saat debut melawan Gil Vicente, gol tersebut memberikan Benfica kemenangan di menit akhir. Pekan kemudian hal sama pun terulang dari Markovic, kala itu lawannya adalah Sporting Lisbon! 26 penampilannya di Liga membantu benfica meraih titel, dan dua titel Piala Liga juga Piala FA. Sungguh musim yang mencuri perhatian untuk Markovic.

Meski ia punya andil penting membawa Benfica menembus babak final Liga Europa musim lalu, namun ia tak bisa tampil di laga final melawan Sevilla karena wasit asal Inggris Mark Clattenburg mengganjarnya kartu merah di laga semi-final antara Benfica dan Juventus. Benfica pun kalah lewat drama adu penalti dari Sevilla. Namun bakat dari Larkovic sudah tercium jauh sebelum ia membawa Benfica hingga ke final.

Gaya Main

Markovic dinilai sebagai pemain komplet untuk tim menyerang, dia mampu menempati posisi striker, gelandang serang, hingga menjadi sayap di kedua sisi. Namun di musimnya bersama Benfica, sisi kanan adalah posisi yang sering dipercayakan Jorge Jesus kepadanya di mana posisi tersebut memberikannya lima gol dan membawanya pada susunan Tim Terbaik Liga Portugal 2013/14 dan menjadikannya kandidat pemain muda terbaik.

Pergerakan kaki yang cepat dan umpan terobosan mematikan jadi khas Markovic dalam menyerang, mantan kapten Serbia U-19 ini pun dikenal mempunya visi yang bagus untuk mencari ruang, tak jarang gol yang ia buat adalah melalui proses satu lawan satu dengan kiper karena kemampuannya menembus barisan belakang untuk menerima umpan dan mengelabui penjaga gawang lawan.

Permainannya cocok untuk filosofi menyerang Liverpool di bawah sistem Brendan Rodgers, dia memiliki jiwa ambisius seperti yang dibutuhkan Rodgers. Bermain menyerang dan membantu pertahanan pun jadi gaya main yang ia favoritkan.

"Benfica memainkan sepakbola yang sangat menyerang dan itu cocok dengan karateristik saya," kata Markovic. "Saya datang untuk pemenang dan gaya main seperti ini, saya selalu mencari gol dan kemenangan, itu cocok dengan saya. Saya tahu kami akan main di Liga Champions, dan hal itu memotivasi saya," papar Markovic ketika dipinang Benfica.

Dengan hilangnya sosok Suarez tentu Markovic diharapkan bisa jadi mesin gol baru, atau setidaknya pelayan yang cerdas bagi Daniel Sturridge. Perannya bersama Sterling bisa memberikan keseimbangan di dua sisi sayap The Reds. Jika Coutinho harus absen tampil di bawah striker, Markovic pun siap untuk melengkapi, sebagaimana pemain tersebut multi-fungsi di lini depan.

Media Portugal pernah menyebut bahwa prospek Markovic kurang lebih sama seperti Raheem Sterling, namun panggung Liga Portugal yang tak sebesar Liga Primer membuatnya tak begitu terdeteksi. Mahar 25 juta pounds yang harus ditebus untuknya pun dinilai layak karena pria dengan rambut gondrong itu dianggap bakal punya pamor cerah jika bermain untuk tim papan atas layaknya Liverpool.

"Markovic adalah pemain dengan kualitas luar biasa," puji Andrea Stramccioni. "Ia memiliki akselerasi yang impresif dan memiliki karier cerah di depannya."

FAKTA MARKOVIC

Markovic merupakan pemain Serbia kedua untuk Liverpool setelah Milan Jovanovic yang direkrut pada 2010. Pada debutnya internasional kontra Armenia, Jovanovic masuk menggantikan Markovic di menit 69'.
Markovic merupakan pemain Liverpool pertama yang didatangkan dari Benfica.
Dengan usia masih 20 tahun markovic sudah tampil di tiga gelaran Liga Champions tiga musim ke belakang bersama Partizan Belgrade dan Benfica. Musim di mana Liverpool absen di ajang prestis Eropa tersebut.
Sejak memulai karier profesional Markovic selalu mengenakan nomor punggung 50. Maka jangan heran jika ia akan mengenakan angka tersebut di Anfield, yang mana pada musim sebelumnya adalah milik youngster Cameroon Branagan.
Joe Allen mungkin jadi pemain Liverpool yang paling tahu bagaimana kualitas Markovic, pasalnya gawang Wales pernah dijebol oleh Markovic ketika membela Serbia. Kala itu Wales kalah di Cardiff dengan skor 3-0, dan Markovic menaklukkan Boaz Myhill menit ke-55.
Musim lalu bersama Benfica Markovic hanya merasakan dua kekalahan di Liga Portugal. Ia memperembahkan gelar Liga, Piala Liga dan Piala FA. Pada final Liga Europa di Turin ia tak bisa tampil karena kartu merah.
Markovic merupakan rekrutan ke-19 Brendan Rodgers sejak menangani Liverpool sejak Juni 2012. Ia pemain kedua yang didatangkan dari klub Portugal, di mana sebelumnya Tiago Ilori direkrut dari Sporting musim lalu.
Markovic pernah bentrok langsung dengan Philippe Coutinho saat Liga Europa tahun 2012. Coutinho yang membela FC Internazionale menang atas Partizan Belgrade 1-0. Di laga itu Markovic menyulitkan sehingga Stramaccioni berani melemparkan pujian padanya.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics