PSIS Semarang Digdaya, Persis Solo Jaga Asa

Mahesa Jenar menjadi tim pertama di Grup A yang berhasil lolos ke semi-final dengan raihan poin sempurna.

PSIS Semarang mempertahankan catatan tak terkalahkan di turnamen Piala Polda Jateng 2015 setelah dalam lanjutan Grup A, Minggu (7/6), menggilas PSIR Rembang 4-1 di Stadion Jatidiri.

Dengan kemenangan ini, Fauzan Fajri dkk menjadi tim pertama di Grup A yang lolos ke semi-final dengan nilai sempurna 12, dan menunggu calon lawan di empat besar.

Berlaga di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Mahesa Jenar tampil dominan. Babak pertama, PSIS sudah unggul dua gol terlebih dahulu melalui Franky Mahendra pada menit ke-20. Semenit sebelum babak pertama usai, sundulan Vidi Hasiholan menggandakan keunggulan tuan rumah menyambut tendangan bebas motor M Yunus.

Unggul dua gol, tak membuat puas pelatih PSIS M Dofir. Memasuki babak kedua, striker Hari Nur Yulianto pun dimasukkan mengganti M Yunus. Daya gedor PSIS makin terlihat dengan duet striker Hari Nur dan Johan Yoga.

Strategi menyerang ini sangat ampuh. Empat menit babak kedua berjalan, Johan Yoga memanfaatkan postur tinggi untuk menyambut umpan Bakori yang dikonversi menjadi gol. Tujuh menit berselang, striker jangkung itu kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tandukan meneruskan umpan Andrianto.

Laskar Dampo Awang baru bisa memperkecil kekalahan satu menit menjelang bubaran lewat sepakan Suyono.

Sementara itu, laga antara Persis Solo dan Persijap Jepara di Stadion Manahan berlangsung ketat. Striker tuan rumah Fery Anto menjadi pahlawan bagi timnya. Gol striker gondrong pada menit kedelapan itu merupakan satu-satunya gol yang dicetak di laga tersebut.

Gol Fery berawal dari tusukan wing back Fandy Edi dari sisi kiri. Umpan silangnya mampu disundul Fery Anto untuk menjebol gawang Persijap yang dikawal Joko Ribowo.

Dengan tambahan tiga poin, pasukan Aris Budi Sulistyo menguntit PSIS dengan mengumpulkan enam poin. Peluang lolos dari Grup A mendampingi PSIS masih sangat terbuka bagi tiga tim. Namun, Laskar Sambernyawa langkahnya lebih ringan dibanding Persijap dan PSIR. (gk-18)