PSIS Semarang Dilarang Kehilangan Poin

Kehilangan satu poin membuat peluang Mahesa Jenar ke delapan besar ISC B bisa tertutup.


LIPUTAN   AURELIUS BALAKOSA     DARI   SEMARANG   

Manajemen PSIS Semarang menargetkan minimal empat poin dalam dua laga sisa Grup D 16 Besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 melawan Persekap Pasuruan dan PSGC Ciamis.

Posisi PSIS berada di ujung tanduk setelah di laga terakhir hanya bermain imbang tanpa gol melawan PSPS. Pada akhir pekan ini, Johan Yoga Utama dan kawan-kawan menjalani laga tandang kontra Persekap.

SIMAK JUGA: PSIS Imbang, CEO Marah Besar

CEO PSIS AS Sukawijaya telah menggelar evaluasi terkait kegagalan meraih poin sempurna di kandang. Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi, kondisi pemain tidak fit 100 persen, sehingga terlihat kurang bugar, dan mudah kehilangan konsentrasi.

“Tim harus bekerja lebih keras saat away ke Persekap. Evaluasi sudah kami lakukan. Ada beberapa catatan penting untuk segera dibenahi, dan kembali bangkit,” tegas pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini kepada Goal Indonesia.

“Away ke Pasuruan, tim sudah disiapkan matang. Semoga bisa curi poin, minimal satu angka untuk membuka peluang PSIS ke delapan besar.”

SIMAK JUGA: Pemain Baru PSIS Dianggap Makin Padu

Secara matematis, tim kebanggaan warga Semarang ini butuh empat poin untuk mengamankan satu tiket. Lawan Pasuruan, Yoyok menargetkan satu poin. Sedangkan ketika menjamu PSGC Ciamis, Mahesa Jenar harus meraih poin penuh.

“Empat poin tidak boleh ditawar, dan itu keharusan kami raih. Kalau satu angka saja kami terpeleset, kemungkinan lolos babak selanjutnya berat,” ucap Yoyok. (gk-18)