PSM Makassar Angkat Status Duo Asing Jadi 'Marquee Player'

Pengangkatan Pluim dan Paulle sebagai marquee player merupakan bagian dari rencana PSM menambah pemain asing.

Manajemen PSM Makassar berencana mengangkat status dua pemain asing mereka, Wiljan Pluim dan Steven Paulle, sebagai marquee player di Liga 1 2017. Pengangkatan itu akan diajukan kepada operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Pengangkatan status itu tak lepas dari keinginan manajemen PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PSM) yang ingin menambah pemain asing untuk musim ini. Manajemen menilai Pluim dan Paulle sebagai marquee player berdasarkan riwayat karier sang pemain.

Pluim pernah memperkuat Vitesse Arnhem pada musim 2008 hingga 2011, Roda JC Kerkrade (2011-2015), dan Willem II Tilburg (2015). Pluim bermain di ketiga klub itu saat berkompetisi di Eredivisie Belanda, kasta tertinggi di liga Negeri Kincir Angin.

Sedangkan Paulle tercatat bermain untuk Dijon FCO sejak 2010 hingga 2017 sebelum akhirnya bergabung dengan PSM. Dijon mencatatkan sejarah untuk kali pertama tampil di Ligue 1 Prancis pada musim 2011/12. Namun perjalanan mereka hanya bertahan satu musim, dan kembali berkompetisi di Ligue 2.

“Melihat regulasi marquee player, Wiljan dan Paulle masuk ke dalam kategori itu, karena mereka pernah bermain di klub kompetisi kasta tertinggi di Belanda dan Prancis,” ujar CEO PSM Munafri Arifuddin.

“Berarti kami sejak dulu sudah punya marquee player. Kami menunggu keputusan operator kompetisi agar Wiljan dan Paulle disahkan sebagai marquee player. Dengan status marquee player, kami berencana mendatangkan satu pemain asing lagi.”