PSM Makassar Hindari Adu Penalti

Assegaf Razak tetap menyiapkan sejumlah nama untuk menjadi eksekutor penalti sebagai antisipasi.

Pelatih PSM Makassar Assegaf Razak mengungkapkan, tim besutannya akan berusaha menuntaskan laga selama 90 menit dengan kemenangan, dan menghindari adu penalti dalam rangkaian pertandingan Grup D Piala Presiden 2015.

Berdasarkan regulasi pertandingan di turnamen ini, tim yang bermain imbang sepanjang 90 menit harus menyelesaikan laga langsung melalui adu penalti tanpa perpanjangan waktu.

Pemenang adu penalti akan mendapatkan dua poin, sedangkan yang kalah memperoleh satu poin. Sementara regulasi untuk 90 menit berlaku normal. Pemenang mendulang tiga angka, sedangkan yang menelan kekalahan tidak mendapat poin.

Assegaf menyebutkan, calon lawan yang dihadapi PSM tidak mudah, yakni Pusamania Borneo FC, Persipasi Bandung Raya, dan Gresik United. Kendati PSM lebih diunggulkan, mengingat bermain di hadapan pendukungnya, Assegaf tetap menyiapkan pemain yang bakal menjadi algojo dalam adu penalti.

“Kami sudah menyiapkan beberapa nama untuk menjadi pengeksekusi penalti. Mereka terus dilatih menjelang pertandingan, sehingga nantinya mereka sudah siap,” ujar Assegaf.

“Walau kami menyiapkan eksekusi penalti, tapi kami akan tetap berusaha agar memenangkan pertandingan dalam waktu normal, tanpa melalui adu penalti.”

Topics
, PSM, ISL