PSSI Diminta Tak Tanggung-Tanggung Pilih Pelatih Timnas Usia Muda

Saat ini, timnas kelompok usia belum memiliki pelatih meski yang terdekat ada event SEA Games 2017 untuk timnas U-23.

Setelah berganti kepengurusan, PSSI belum memutuskan siapa yang bakal menjadi pelatih untuk menukangi tim nasional Indonesia kelompok umur. SEA Games 2017 jadi event terdekar yang akan diikuti timnas Indonesia U-23.

Salah satu mantan pemain timnas Indonesia, Imran Nahumarury, berharap PSSI nantinya tak tanggung-tanggung dalam menunjuk pelatih meski untuk timnas kelompok usia muda.

Ia berkaca pada Thailand U-23 yang dipegang Kiatisuk Senamuang sejak 2013 lalu menjuarai SEA Games pada tahun tersebut. Kiatisuk bersama pemain jebolan SEA Games kala itu pun kini menjadi tulang punggung timnas senior Thailand.

"Kalau pelatih U-23 masih kabur-kabur, tapi yang saya dengar katanya pelatih asing tapi saya tidak tahu siapa. Tetapi mereka inginnya harus lebih, cari bagus sekalian jangan tanggung-tanggung," beber eks Persija Jakarta itu.

"Saya pikir sekarang bukan hal yang penting pelatih siapa, tetapi kompetisi dan usia dini. Kita harus memulai ini dari bawah lagi. Thailand itu dari 2013 2014 juara dan mereka artinya memiliki persiapan tim. Persiapan itu bukan dari atas tapi dari bawah."

"Kaya Kiatisuk itu pemainnya dari bawah semua dibina. Kalau menurut saya, pelatih asing yang paling cocok kalau saat ini. Dua tiga tahun ke depan kita tidak melihat pak Rahmad (Darmawan), pak Aji (Santoso) lagi, tapi ada sosok baru entah itu Bima Sakti atau siapa. Tapi persyaratannya harus ditingkatkan lisensi kepelatihannya."