PSSI Janji Tak Tutup Mata Terhadap Penyerangan Bobotoh

Federasi tertinggi sepakbola Indonesia masih mengumpulkan data soal oknum penyerang suporter Persib Bandung.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter

Suporter Persib Bandung harus mengalami peristiwa nahas saat pulang usai mendukung Maung Bandung di laga final Indonesia Super League 2014, di Palembang, 7 November lalu.

Bus yang ditumpangi Bobotoh, sebagaimana suporter Persib disebut, diserang oknum di beberapa titik saat mereka bertolak dari Palembang. Keadaan tersebut pun menjadi sorotan berbagai pihak termasuk PSSI.

Atas kejadian tersebut, PSSI berjanji akan mengambil sikap jika terbukti ada keterlibatan pihak dengan motif tertentu. Namun Joko Driyono selaku sekretaris jenderal PSSI meminta masyarakat bersabar.

"PSSI mendengarkan dan menghimpun data tentang peristiwa tersebut. Fasenya adalah tidak mudah untuk menentukan tindakan terhadap yang melakukan gangguan-gangguan tersebut," kata Joko kepada insan pers di Jakarta, Senin (10/11) siang.

"Teman-teman harap bersabar, karena kami sendiri tidak menutup mata. Peristiwa dari keberangkatan sampai pulang ada dalam pengamatan kami, ini juga menjadi sebuah keprihatinan buat kami," tambah pria asal Ngawi tersebut.

Komisi Disiplin sebagai badan hukum PSSI akan mengambil langkah soal penyerangan terhadap bus yang ditumpangi oleh Bobotoh. Dan akan menyimpulkan siapa yang bersalah melalui data yang sudah dikumpulkan." Semoga Komdis bisa menghimpun datanya untuk menjadi refrensi pengambilan keputusan," tukas Joko.

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.