PSSI Kemungkinan Danai Sendiri Pelatnas SEA Games 2017

Ini karena Satlak Prima tidak memberikan dana untuk cabang sepakbola.

PSSI kemungkinan besar mesti mengeluarkan uang sendiri untuk menggelar pemusatan latihan nasional (pelatnas) timnas Indonesia U-22 yang bakal berlaga di SEA Games 2017. Hal tersebut terjadi karena Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) tak memasukan cabang olahraga (cabor) sepakbola ke dalam anggarannya. 

Alasan Satlak Prima tidak memberikan anggaran buat timnas Indonesia U-22, karena terkendala persoalan dana. Oleh sebab itu, mereka memilih cabor yang memiliki potensi besar mendapatkan medali emas SEA Games 2017 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

"Sampai sekarang PSSI belum masuk Prima. Satlak Prima adalah program pemerintah, investasinya tidak banyak tahun ini Rp 500 miliar. Oleh karena itu, pemerintah menginstruksikan jika olahraga harus spending," kata Ketua Satlak Prima, Achmad Soetjipto, 

"Jadi kalau ada spending maka kami harus hati-hati belanjakan yang baik. Pilih yang prioritas. Bagi cabor yang sudah punya kalender yang sudah rapi dan mapan dan memiliki jenjang pembinaan dari inisiasi pengembangan sampai elitenya jangan sampai direcoki lagi, dimasukkan Satlak Prima, biarkan mereka melaksanakan itu dengan caranya sendiri. Secara mandiri termasuk sepakbola," tambahnya.

Keputusan yang diambil Satlak Prima memang wajar adanya. Pasalnya, terakhir kali timnas Indonesia meraih medali emas di ajang tersebut terjadi pada 1991. Setelah itu, skuat Merah Putih selalu gagal menjadi juara di SEA Games karena kalah dari lawan-lawannya.

"Kami akan menjelaskan kepada PSSI, bahwa ada 38 cabang lagi yang kami bina, dan cabang ini membutuhkan betul dana tersebut. Kalau PSSI sendiri bisa mendanai sendiri, dan PSSI tidak bisa terikat dengan kita, karena ada disiplin liganya sendiri, ada klub, ada putaran kompetisi yang teratur, dan beberapa pertandingan usia dsb, itu bagus," ucapnya.

Topics