PSSI Putus Kontrak Pelatih Timnas Usia Muda

PSSI menghentikan semua kegiatan timnas U-16 dan U-19.

PSSI akhirnya mengambil kebijakan untuk memutus kontrak seluruh pelatih timnas Indonesia usia muda, dalam hal ini U-16 dan U-19. Itu setelah, digelar rapat antara PSSI dan para pelatih timnas usia muda, termasuk Fakhri Husaini selaku pelatih kepala di kantor PSSI Pusat, Jakarta, Jumat (12/6) siang.

"Pertemuan ini untuk menginformasikan bahwa kegiatan timnas U-16 dan U-19 berakhir. Karena memang ketika sanksi FIFA jatuh, timnas U-16 dan U-19 kita tidak diikutkan dalam drawing baik di AFC maupun AFF. Padahal, target tim ini dibentuk untuk dua turnamen itu," kata Fakhri, usai pertemuan.

"Ini berarti peluang kita tidak hanya sebagai tuan rumah hilang, tapi juga kesempatan untuk bermain juga hilang," jelasnya.

Mantan kapten timnas Indonesia itu menambahkan, pemutusan hubungan kerja para pelatih timnas usia muda dengan PSSI berakhir terhitung mulai hari ini. Dengan demikian, mereka masing-masing akan kembali ke rutinitas sebelumnya.

"Kalau saya kembali ke perusahaan PT Pupuk Kaltim. PSSI juga sudah sepakat bakal mengembalikan para pelatih yang memiliki instansi secara resmi, seperti saat mereka meminta kami untuk menjadi pelatih dari perusahaan atau instansi tempat kami bekerja," bebernya.

"Kalau untuk pemain nanti akan dikembalikan ke Asprov PSSI masing-masing. Setelah ini, saya akan beritahukan ke semua pemain keputusan ini," pungkasnya.

 

Topics