PT Liga Indonesia Tak Tahu Nilai Sponsor Dari QNB

Kokoh Afiat mengungkapkan BV Sports masih memiliki utang banyak pada musim lalu ke PT Liga.

PT Liga Indonesia membeberkan mengenai hak siar maupun kontribusi komersial yang diperoleh oleh setiap klub Indonesia Super League (ISL) pada kompetisi musim lalu. Untuk hak siar untuk klub ISL terbagi dua.

"Untuk siaran langsung ISL sore hari, klub mendapatkan Rp25 juta. Kalau malam hari, mendapatkan Rp35 juta," ucap Kokoh Afiat, direktur keuangan PT Liga, dalam acara diskusi bertajuk Suporter Bertanya? PSSI Menjawab di area Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (5/7).

Namun begitu, ketika ditanyakan mengenai nilai sponsor dengan QNB pada musim 2015, Kokoh tak bisa menjawabnya. "PT Liga itu kontraknya dengan BV Sports yang memegang hak komersial selama sepuluh tahun. Jadi, QNB itu kerja samanya dengan BV Sports selaku pemegang hak komersial. Saya tidak dapat laporan keuangannya soal itu. Karena itu urusannya QNB dan BV Sports," jelas Kokoh.

Selain itu, dia mengakui kalau BV Sports masih memiliki utang yang cukup besar kepada PT Liga, terkait musim lalu. Hanya saja, untuk pembayaran kontribusi komersial klub-klub ISL musim lalu, sudah dilunasi.

"BV Sports memang masih punya utang banyak. Sebelum RUPS, seluruh klub ISL sudah menerima kontribusi komersial sebesar Rp2 miliar. Kalau untuk Divisi Utama memang ada beberapa klub yang masih tertinggal pembayarannya, namun jumlahnya tidak besar," tambahnya.

 

Topics