Punya IQ Tinggi, Pemain Ini Jadi Bahan Godaan Rekan Setim

Seorang pemain asal Kroasia dianggap terlalu jenius untuk sekadar menekuni profesi sebagai pesepakbola.

Memiliki IQ tinggi justru membuat pemain asal Kroasia ini menjadi bahan godaan rekan-rekan setim yang menganggapnya terlalu cerdas untuk bermain sepakbola.

Domagoj Boljat yang merupakan penggawa RNK Split, tercatat memiliki nilai IQ mencapai 155 dan merupakan anggota dari Mensa Kroasia, perhimpunan orang-orang genius ber-IQ tinggi.

Memiliki gelar sarjana ekonomi, sang pemain mencetak gol saat timnya menang 3-0 atas Slaven Koprivnica dan mengakui bahwa IQ tingginya punya dampak pada perjalanan karier sebagai pesepakbola.

"Rekan-rekan saya sering bercanda soal itu [IQ tinggi] sebagaimana saya tak memiliki karier yang lebih baik dan dianggap terlalu cerdas untuk hanya bermain sepakbola," ungkap Boljat.

"Saat sekolah, saya selalu melakukan semua hal dengan baik dan juga di universitas. Tidak terlalu sulit, seluruh ujian datang di awal jadi itu mebantu saya untuk bisa mendedikasikan diri saya pada cinta pertama, yakni sepakbola."

"Ayah berkata pada saya dan saudara perempuan saya Antonella soal tes IQ, hasilnya diketahui bahwa kami punya kecerdasaan di atas rata-rata. Di sekolah, hal itu tampak biasa-biasa saja, tak ada drama."

"Sepakbola selalu menjadi prioritas saya, tapi di sepakbola tak terlalu krusial bisa memiliki kecerdasan seperti ini, mungkin arahnya lebih ke kecerdasan sosial."

"Saya pikir anggapan banyak orang bahwa para pesepakbola adalah tanpa kecerdasan sama sekali tidak benar," pungkasnya.

Topics