RADAR TRANSFER: Ahmed Musa, Talenta Terbaik Nigeria

Ahmed Musa menjadi pemain muda paling bersinar di Nigeria dengan kontribusinya untuk tim nasional dan juga CSKA Moskwa.

OLEH TEGAR PARAMARTHA Ikuti di twitter
Ahmed Musa menjadi salah satu pemain paling mengejutkan di Piala Dunia 2014 ketika memperkuat tim nasional Nigeria.

Pemain berusia 21 tahun tersebut mengagetkan banyak pihak di turnamen dengan mencetak dua gol ke gawang tim nasional Argentina, yang menjadi runner-up di akhir kompetisi, pada laga terakhir babak grup. Dua gol itu membuatnya menjadi pemain ketiga Nigeria yang mampu mencetak lebih dari satu gol di pentas empat tahunan tersebut.
Musa mempermalukan bek sayap Manchester City, Pablo Zabaleta, sepanjang pertandingan sembari terus membatalkan keunggulan tim Tango yang dicetak oleh Lionel Messi, sebelum gol Marcos Rojo akhirnya memberikan kemenangan bagi Argentina dengan skor 3-2.
Kekalahan itu tidak membendung Super Eagles lolos ke babak berikutnya, namun sayang Ahmed Musa dan kawan-kawan gagal melewati hadangan Prancis, yang menang dengan skor 2-0 pada pertandingan babak 16 Besar.

Meski Nigeria pulang dengan tangan hampa, tidak demikian dengan Ahmed Musa. Salah satu golnya ke gawang Argentina terpilih menjadi salah satu dari sepuluh gol terbaik di Piala Dunia 2014.

Profil
Sosok kelahiran 14 Oktober 1992 ini mengawali karir di Aminchi Football Academy dan kemudian dipinjamkan ke JUTH, di mana dia tampil sebanyak 18 kali dan mencetak empat gol, dalam musim profesional pertamanya di dunia sepakbola.
Musa kemudian kembali dipinjamkan pada satu tahun berikutnya, kali ini ke Kano Pillars, dan di sanalah dia menunjukkan kegemilangannya. Musa mengantarkan The Pillars menempati posisi runner-up dan mencetak 18 gol dalam 25 pertandingan. Catatan gol itu juga memecah rekor gol terbanyak dalam satu musim di Nigeria Premier League, namun sayang rekor itu hanya bertahan hingga November 2011 ketika Jude Aneke sukses mengemas 20 gol.
Performa impresifnya di usia yang masih sangat belia tidak terabaikan di Eropa, Musa kemudian hengkang ke klub Belanda, VVV Venlo pada musim panas 2010.
Selain itu, penampilan memikatnya juga mengundang banyak penghargaan. Musa termasuk dalam 100 pemain muda yang harus disorot pada 2011 versi Goal, dan ia juga termasuk dalam sepuluh pemain Nigeria terbaik pada 2010 versi Goal Nigeria. Bahkan, ia juga terdaftar dalam 140 pemain terbaik dunia versi IFFHS dan pada 2011 ia dinobatkan menjadi pesepakbola Nigeria terbaik.
Setelah sempat dibidik oleh klub Liga Primer Inggris, Tottenham Hotspur dan Arsenal, dan juga tim raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Musa akhirnya memilih untuk bergabung dengan CSKA Moskwa pada awal tahun 2012 dengan banderol yang dirahasiakan. Namun, harganya diyakini di atas 10 juta Euro, karena manajemen VVV Venlo mengaku menolak tawaran sebesar itu dari klub Bundesliga beberapa bulan sebelumnya.
Di Rusia, Musa menjadi salah satu pemain andalan tim ketika mereka berhasil meraih juara Russian Premier League selama dua musim beruntun (2012-13 dan 2013-14), Russian Cup (2012-13) dan Russian Super Cup (2013). Dia berhasil menahbiskan status sebagai salah satu pemain muda terbaik di sana.
Di level timnas, Musa juga tampil moncer. Meski baru berusia 21 tahun, saat ini ia telah mengoleksi 41 caps dan menyumbang tujuh gol. Ia sebenarnya sudah akan mewarnai Piala Dunia pada 2010 silam, ketika ia masih berusia 17 tahun, namun sayang akhirnya ia gagal berpartisipasi karena mengalami cedera engkel.
Ia akhirnya mendapatkan caps debut di timnas senior pada Agustus 2010 dalam pertandingan kualifikasi Piala Afrika 2012. Setelah itu, ia terus mendapatkan kepercayaan dari Super Eagles, baik dalam level junior ataupun senior.
Musa bahkan sempat diperebutkan dengan timnas Nigeria U-20 dan klub VVV Venlo ketika kualifikasi African Youth Champinship digelar. Setelah tarik ulur yang alot, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk tetap memakai jasa Musa. Jadi, Musa harus rutin terbang ke Belanda dan Afrika Selatan secara bergantian!
Ia juga tampil impresif ketika membela Nigeria di Piala Dunia U-20. Musa mencetak tiga gol dalam lima pertandingan, sehingga ia terpilih menjadi salah satu nominasi pemain terbaik turnamen.
Cukup di level junior, Musa kemudian berbicara di level senior. Ia menjadi bagian dari skuat Piala Afrika 2013. Ia mencetak satu gol di semi-final ketika mengalahkan Mali dengan skor 4-1 dan tampil sebagai pemain pengganti di partai puncak melawan Burkina Faso. Nigeria keluar sebagai juara di akhir turnamen.
Sinyal kuat seberapa Nigeria membutuhkan jasanya di Piala Dunia sangat tampak di Piala Konfederasi dan babak kualifikasi. Di Piala Konfederasi 2013, ia menjadi starter dalam semua pertandingan, dan di babak kualifikasi Piala Dunia 2014, dia menjadi salah satu dari tiga pemain yang selalu bermain dalam delapan pertandingan.
Kemampuan
Ahmed Musa bisa dikatakan adalah pemain dengan talenta terbaik yang dimiliki oleh Nigeria saat ini. Ia memiliki keunggulan pada kecepatan dan kemampuannya yang serba bisa dalam mengisi setiap posisi di lini depan.

Ia mampu berlari dengan cepat dan juga melakukan dribbel bola dengan sangat cepat, namun ia lebih suka langsung menghadapi penjaganya daripada menghindari mereka, sehingga membuat bek-bek kerap terintimidasi dan gagal membendung gerakannya.

"Musa tampak percaya diri. Kami tahu, aset dia adalah kecepatannya, jadi kami berusaha menemukan dia di mana kami bisa mendorong bola untuk dia kejar," ujar Peter Odemwingie, striker senior timnas Nigeria.
Pengalamannya yang sangat melimpah meski ia baru berusia 21 tahun juga menjadi salah satu poin positif, Musa mampu bermain dengan tenang dan matang dalam setiap pengambilan keputusan. Dengan usianya yang masih belia, ia masih bisa berkembang untuk menjadi jauh lebih baik lagi.

Sebagai striker, tentu insting mencetak gol sangat dibutuhkan, dan Musa juga tidak kekurangan dalam hal tersebut. Itu bisa dibuktikan dengan catatan gol Musa sepanjang karirnya seperti yang telah disebutkan di atas.
Prediksi
Sebelum hengkang ke Rusia, Ahmed Musa sudah dilirik oleh beberapa klub Eropa, termasuk dari Inggris, yang saat itu Tottenham dan Arsenal paling santer terdengar berminat kepada sang pemain.

Dengan penampilan memikatnya di Piala Dunia 2014, bukan tidak mungkin, ia akan kembali dikerubungi oleh peminat.

Beberapa Liga Primer Inggris diyakini telah mengamati Musa, yaitu Liverpool dan Manchester City. Sementara peminat sebelumnya, yaitu Arsenal, diyakini tidak akan mendekati sang pemain lagi setelah sukses mendatangkan Alexis Sanchez dari Barcelona.

The Reds kemungkinan akan menjadi klub yang paling ngotot untuk mendapatkan Musa, menyusul hengkangnya Luis Suarez ke Barcelona. Banderol Musa diyakini tidak akan menjadi batu sandungan bagi Brendan Rodgers yang baru saja mendapatkan dana melimpah dari penjualan Il Pistolero.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics