RADAR TRANSFER: Christoph Kramer, Mesin Baru Lini Tengah Jerman

Baru semusim tampil di Bundesliga Jerman, nama Christoph Kramer langsung mencuat karena masuk dalam skuat pilihan Joachim Low di Brasil 2014. Seperti apa potensinya?

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Barangkali, nama Christoph Kramer tak semenarik talenta-talenta muda Jerman lain di posisi gelandang seperti Julian Draxler, Mario Gotze, Ilkay Gundogan, si kembar Lars dan Sven Bender, Maximillian Arnold, atau Leon Goretzka. Namun, pelatih Joachim Low tentu punya alasan tersendiri mengapa ia bersedia mengangkut Kramer ke Piala Dunia 2014 guna mencapai target tinggi di Brasil.

Begitu 23 nama pemain Die Mannschaft diumumkan pada awal Juni lalu, banyak analis yang protes mengapa Low hanya memanggil satu penyerang murni, Miroslav Klose, dan justru membengkakkan skuat di posisi tengah dan belakang. Bersama Skhodran Mustafi, Erik Durm, dan Matthias Ginter, Kramer termasuk dalam pemain kurang tenar dalam skuat Piala Dunia Jerman.

Tapi, sejauh ini perjudian Low itu terbukti berhasil. Tim Panser sukses menembus semi-final dan akan ditantang Brasil. Kramer? Gelandang berusia 23 tahun ini sudah tampil di dua pertandingan di Brasil, meski hanya turun sebagai pemain cadangan. Tampak bahwa Kramer mampu memberikan warna tersendiri di tengah serbuan bintang mittelfeld Jerman semacam Bastian Schweinsteiger, Toni Kroos, Sami Khedira, hingga Philipp Lahm.

Yang menarik adalah, Kramer adalah pemain yang baru musim lalu merasakan pengalaman bermain di Bundesliga Jerman dan sudah bisa dipanggil ke Brasil. Bermain di Borussia Monchengladbach dengan status sebagai pemain pinjaman Bayer Leverkusen, Kramer sejatinya memang tampil ciamik pada musim 2013/14. Melihat performanya di musim lalu ditambah dengan pencapaiannya di Brasil, nama Kramer terus mencuat sehingga bukan tak mungkin sanggup menarik hati klub Bundesliga lain atau klub-klub di luar Jerman.

Profil

Kramer lahir di Solingen, Jerman, 23 tahun lalu, dan bergabung ke klub lokal BV Grafrath untuk mengawali mimpinya menjadi pesepakbola profesional. Talentanya langsung tercium Bayer Leverkusen yang merekrutnya pada usia sembilan tahun. Namun, akibat postur tingginya yang masih kurang, ia “diasingkan” selama dua tahun di Fortuna Dusseldorf sebelum balik ke Leverkusen pada 2008.

Beringingan dengan postur tubuhnya yang terus menjulang hingga 190 sentimeter -- bertambah tinggi 30 sentimeter dari sebelumnya -- Kramer lalu mendapat kontrak senior pada musim 2010/11 dan ditempatkan di tim reserve Leverkusen. Semusim tampil mengesankan, ia lalu dipinjamkan selama dua tahun ke tim divisi dua, VfL Bochum, dan langsung jatuh cinta dengan klub barunya itu.

“Ketika saya mengingat kembali masa-masa berkarier di Bochum, saya merasa mendapat suntikan kekuatan,” ujarnya. Kini, ia adalah pemegang tiket terusan di RewirpowerSTADION, kandang Bochum.

Ketika masa peminjamannya berakhir pada 2013 lalu, Kramer mengetahui bahwa sudah tidak ada tempat baginya di Leverkusen karena ia harus bersaing dengan Simon Rolfes, Lars Bender, Stefan Reinartz, dan Emre Can di posisi gelandang bertahan. Kramer pun memutuskan untuk kembali menjalani peminjaman di Borussia Monchengladbach. Pelatih Gladbach, Lucian Favre, langsung memberinya kesempatan untuk bersinar di musim 2013/14.

Tak heran, ia masuk ke dalam radar Low. Tatkala Jerman tak boleh memanggil pemain Bayern Munich dan Borussia Dortmund karena partai final DFB-Pokal, nama Kramer pun muncul dalam skuat untuk laga persahabatan kontra Polandia. Kramer pun melakoni debut internasionalnya selama 90 menit, kembali mendapat satu cap melawan Kamerun, sebelum akhirnya dipanggil ke Brasil. Betapa delapan bulan penampilan di Bundesliga memberikan perubahan signifikan baginya.

Kemampuan

Bersama Gladbach, Kramer lebih sering diposisikan sebagai seorang gelandang bertahan. Hampir selalu menjadi jangkar dalam formasi 4-4-2 racikan Favre di setiap partai Bundesliga (starter di 31 partai), Kramer menunjukkan kematangannya di lini tengah Die Fohlen. Rajin melakukan tekel dan intersep, Kramer terkenal mampu menjadi perusak permainan lawan.

Berkat konsistensi permainannya, Gladabch sempat ia bawa sukses menembus zona Liga Champions pada pertengahan musim sebelum akhirnya finis di urutan keenam atau lolos ke babak kualifikasi Liga Europa musim depan.

“Christoph menjalani musim yang sangat hebat,” puji mantan penyerang internasional Jerman dan Bayer Leverkusen Oliver Neuville kepada Bild. “Seorang pemain yang dibutuhkan setiap tim. Di sebuah Piala Dunia, sangat penting untuk kebobolan sedikit gol. Kramer adalah orang yang tepat untuk mengisi gap di tiap lini, ia begitu dibutuhkan tim untuk mendulang clean sheet.”

“Kramer mampu mengkover banyak tempat di area lapangan tengah. Ia sangat percaya diri ketika memgang bola dan memberikan kesan sangat positif pada saya,” ujar Low setelah memberikan debut senior pada Kramer melawan Polandia pada Mei lalu.

Inilah sosok yang dibutuhkan Jerman ketika mereka kehilangan Ilkay Gundogan dan Bender bersaudara akibat cedera hingga belum fitnya Khedira dan Schweinsteiger menjelang Piala Dunia 2014. “Kami hanya punya sedikit pemain di posisi gelandang sentral. Kami ingin seorang pemain ekstra yang bisa melindungi lini belakang. Dan Christoph Kramer telah membuat saya terkesan saat pemusatan latihan dan lewat permainannya di Gladbach,” tutur Low menjelaskan alasan pemanggilan Kramer.

Bersama Max Kruse dan Granit Xhaka, Kramer (kanan) menciptakan trio maut di Gladbach.

Prediksi

Kramer kemungkinan besar masih akan memenuhi masa peminjamannya selama dua musim bersama Monchengladabach. Musim 2014/15 mendatang bakal menjadikan Kramer menjadi pemain yang lebih matang di Borussia-Park sebelum kembali ke Leverkusen pada musim panas 2015.Terlebih, Die Werkself seperti sudah menyiapkan tempat bagi Kramer dengan melepas Emre Can ke Liverpool baru-baru ini.

Harga pasaran Kramer saat ini terbilang masih rendah, yakni berkisar €6 juta. Namun, ia layak berharga lebih mahal melihat penampilannya bersama Gladbach musim lalu serta berhasil menembus skuat Jerman di Brasil 2014. Meski saat ini belum ada klub yang serius meminatinya, bisa dijamin selepas pagelaran turnamen akbar ini, nama Kramer bakal sering terdengar dalam bursa transfer musim panas ini.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics