Rahmad Darmawan Antar T-Team Promosi Ke Malaysia Super League

Ketangguhan Hafizuddin Azuhar di bawah mistar ATM membuat T-Team hanya bisa mengemas dua gol.

T-Team dipastikan berlaga di kompetisi kasta tertinggi Malaysia setelah memastikan tiket tersebut dengan kemenangan 2-1 atas Angkatan Tentara Malaysia (ATM) dalam pertandingan play-off di Stadion Ipoh Perak, Sabtu (30/1) malam WIB.

Duel ini digelar setelah federasi sepakbola Malaysia (FAM) mencoret tim asal Singapura, LionsXII, dari Malaysia Super League (MSL). ATM berstatuskan peringkat 11 MSL, sedangkan T-Team menduduki posisi ketiga Malaysia Premier League (MPL).

Turun dengan kekuatan terbaiknya, T-Team mampu mendominasi permainan. Sebaliknya, ATM yang bermaterikan pemain lokal dan tentara hanya mengandalkan serangan balik.

Sejak peluit kick-off ditiupkan wasit, T-Team sudah memberikan tekanan ke pertahanan ATM. Sejumlah peluang diperoleh Tomislav Busic dan Makan Konate, namun belum membuahkan hasil.

Upaya T-Team untuk membuka keunggulan terwujud pada menit ke-26. Tendangan keras Ahmad Takiyuddin dari luar kotak penalti usai menerima umpan Konate tidak bisa dibendung kiper Hafizuddin Azuhar.

Lima menit menjelang babak pertama berakhir, T-Team menggandakan keunggulan lewat tandukan Busic yang menyambut umpan matang Takiyuddin.

ATM yang tertinggalan dua gol mencoba bangkit di babak kedua. Mereka akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan di menit ke-50 ketika Mohammad Shukri menyambar bola hasil sepak pojok.

T-Team yang merasa kecolongan pun meningkatkan intensitas permainan. Peluang demi peluang diperoleh anak asuh Rahmad Darmawan ini, tapi kecemerlangan Hafizuddin di bawah mistar membuat T-Team menemui jalan buntu.

The Titans akhirnya memastikan berlaga di MSL 2016 setelah skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit. Sedangkan ATM mengarungi MPL di musim ini. T-Team akan memulai kiprah mereka di MSL 2016 melawan Pahang FC pada 13 Februari.