Ramadan, Hendro Siswanto Lebih Suka Latihan Sore

Menurut gelandang Arema itu, latihan sore membuat rasa lapar dan letih tidak terasa.

LIPUTAN ASAD ARIFIN DARI MALANG

Gelandang Arema Cronus, Hendro Siswanto, mengaku jika bulan Ramadan bukan menjadi halangan bagi aktivitasnya sebagai pemain sepakbola. Termasuk dalam menjalani latihan. Bahkan, eks pemain Persela Lamongan ini mengaku lebih suka berlatih sore hari dibandingkan latihan malam selama bulan puasa.

Pemain yang ikut menyumbang gol saat timnas Indonesia mengalahkan Nepal (2-0) beberapa waktu lalu itu, menuturkan latihan sore membuat rasa lapar dan letih tidak terasa.

"Kalau latihan enak sore, bisa sambil dibuat menunggu buka puasa bersama pemain lain di lapangan. Pasti tak terasa lelahnya," ucap Hendro.

Pemain berusia 24 tahun ini juga membagi tips supaya kondisi tetap bugar, meskipun sedang menjalani ibadah puasa. "Yang jelas, kalau puasa ya wajib makan sahur biar kuat. Di samping itu ditunjang dengan vitamin sebagai pelengkap," jelasnya.

Hendro selama ini memang dikenal sebagai pemain yang punya stamina di atas rata-rata dan punya daya jelajah yang tinggi di lapangan. Hal inilah yang membuatnya sempat diincar oleh klub Jepang, Consadole Sapporo.

Sementara itu, pada latihan perdana yang digelar Arema di Stadion Gajayana, Senin (30/6) petang, tidak diikuti empat pemain. Mereka adalah Alberto Goncalves, Cristian Gonzales, Victor Igbonefo. Ketiganya telah meminta izin untuk tidak ikut dalam latihan perdana. Satu pemain lainnya yang absen adalah Kurnia Meiga Hermansyah yang masih menjalani penyembuhan cedera. (gk-57)

>

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.