Ramdani Lestaluhu Tolak Penerapan 'Salary Cap'

Ramdani menuturkan seorang pemain harus dihargai berdasarkan kualitasnya.

Wacana bakal diterapkannya salary cap oleh PT Liga Indonesia pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015/16, mendapatkan kritik dari para pesepakbola. Salah satunya, penggawa Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu.

Menurut Ramdani, penerapan kebijakan itu tidak bisa membuat para pesepakbola semakin terpacu untuk berprestasi. "Untuk meningkatkan kualitas seorang pemain, mereka harus bisa lebih dihargai. Kalau pemain dihargai sesuai kualitasnya, maka dia akan terus berupaya meningkatkan kualitas agar bisa lebih dihargai lagi yang tentunya akan berujung pada prestasi," kata Ramdani.

Seperti diketahui, penerapan salary cap atau pembatasan gaji ini adalah untuk mencegah pengeluaran klub yang bisa membengkak. Akibatnya, bisa berujung pada tunggakan gaji terhadap para pemain itu sendiri, yang selalu terulang di setiap musim kompetisi.

Ramdani pun menjadi salah satu korban tunggakan gaji, lantaran Persija masih menunggak gajinya sekitar empat bulan. Dia pun berharap, tunggakan gaji itu bisa segera dilunasi sebelum Persija memulai latihan untuk persiapan Piala Presiden.